Pasien COVID-19 dan Nakes Kasus Mesum LGBT di Wisma Atlet Diserahkan ke Polisi

kumparanNEWSverified-green

comment
18
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi berhubungan intim (seks). Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berhubungan intim (seks). Foto: Pixabay

Kapendam Jaya, Letnan Kolonel Arh Herwin BS, membenarkan adanya insiden asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan (nakes) dan pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet. Kedua pelaku tersebut akan dikirim ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kodam Jaya selaku Kogasgabpad (Komando Tugas Gabungan Terpadu) dan Satgas PDMPK (Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan) COVID-19 akan menyerahkan kedua terduga tindak asusila LGBT di RSD Wisma Atlet ke pihak Kepolisian," kata Herwin dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Sabtu (26/12).

Herwin juga menyatakan bahwa perbuatan keduanya sungguh sangat disesalkan, mereka telah melanggar norma susila, dampak dari perbuatan mereka berisiko terhadap penularan virus kepada tenaga kesehatan lain.

Dengan adanya kejadian ini, maka manajemen RSD Wisma Atlet, akan memperbaiki pengawasan kepada para penghuni wisma atlet agar kejadian serupa tidak terulang. Pihaknya juga akan mengevaluasi proses rekrutmen relawan medis sebagai bentuk antisipasi.

“Ke depan, kami juga akan lebih meningkatkan standar prosedur operasional (SOP) RSD Wisma Atlet termasuk dalam pengawasan kegiatan dan di setiap Tower serta memonitor pelaksanaan pelayanan kesehatan,” tutur Herwin.

kumparan post embed

Sebelumnya diberitakan pasien COVID-19 yang sedang dirawat di Wisma Atlet mengunggah cuitan di akun Twitternya. Dia mengatakan sudah berhubungan intim dengan perawat di sana. Dia juga mengunggah percakapan whatsapp mereka yang berisi lokasi dan waktu janjian serta aktivitas mesum mereka yang cukup vulgar.

Unggahan ini viral di media sosial dan mendapat kecaman dari netizen. Mereka meminta agar kasus ini diselidiki hingga tuntas.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: