Pasien ODGJ Tewas Diduga Dianiaya di Yayasan, Keluarga Ngaku Diminta Damai
·waktu baca 2 menit

Muhammad Ilham, pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diduga dianiaya hingga tewas di sebuah yayasan ODGJ di Pangandaran, Jawa Barat. Keluarga Ilham mengatakan, ada yang mengaku dari pihak yayasan mendatangi rumah mereka usai Ilham tewas.
Sepupu Ilham, Nur Fazri Khoeriah (Azri) menyebut orang yang mengaku pihak yayasan itu meminta penyelesaian secara kekeluargaan.
"Setelah seminggu kejadian, ada perwakilan pihak yayasan datang ke rumah korban," ucap Azri kepada kumparan, Rabu (10/9).
Azri mengatakan, pihak yayasan tersebut menawarkan solusi dengan diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, keluarga menolak dan menginginkan proses hukum tetap berlanjut.
"Solusi terbaik menurut mereka adalah secara kekeluargaan, sedangkan solusi terbaik menurut keluarga saya adalah ikuti saja proses hukum," ujar Azri.
Azri menyebut, keluarga sempat menanyakan kronologi dari sudut pandang yayasan, tetapi mereka yang mengaku pihak yayasan itu tidak dapat menjelaskan.
"Kita tanya sebagai keluarga kalau dia benar perwakilan yayasan, kita mau tahu kondisi kronologi yang sebenarnya apa, pihak yayasan nggak bisa jawab," kata Azri.
kumparan telah menghubungi pihak yayasan untuk mengkonfirmasi hal ini, namun nomor yang dihubungi tidak aktif.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pangandaran Iptu Yusdiana mengatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
"Beberapa hal terkait penyelidikan, nanti kita sampaikan di lapangan," kata Yusdiana saat dikonfirmasi Rabu (10/9).
