Paspampres: Pengamanan RI 1 dan RI 2 di Tahun Politik Tak Berubah

Sebanyak 117 daerah di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak 2018. Hal ini akan membuat pengamanan di wilayah-wilayah tersebut ditingkatkan. Namun, peningkatan pengamanan tersebut tak berlaku bagi pengamanan presiden (Paspampres).
Komandan Paspampres Mayjen Suhartono mengatakan pengamanan untuk presiden dan wakil presiden akan tetap sama. Pihaknya tidak mengambil risiko sekecil apapun dalam melaksanakan tugas.
“Artinya bahwa selalu kami dalam tingkat kewaspadaan. Jangan sampai ada sedikit pun dalam pengamanan ada sisi-sisi lemah untuk sepanjang masa. Bukan hanya tahun politik atau tidak tahun politik,” ujar Suhartono usai perayaan HUT ke-72 Paspampres di Mako Paspampres, Jakarta, Kamis (4/1).

Menurutnya, jika ada perbedaan antara tahun politik atau tidak malah akan melemahkan kewaspadaan. “Kalau kami mengklasifikasi tahun politik atau bukan, nanti kami ada kelemahan ‘wah, ini biasa-biasa aja nih’. Tetap kami punya prinsip selalu waspada. Selalu menganggap bahwa setiap operasi pengamanan itu adalah operasi yang baru. Sehingga tetap dalam kewaspadaan tinggi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan standar operasional pengamanan VVIP tetap dilaksanakan. Semua berjalan sesuai prosedur yang ada.
“Paspampres bekerja tidak sendiri. Di samping ada Paspampres juga ada aparat keamanan dari wilayah, baik itu dari TNI, maupun dari Polri, kami juga bersandar pada mereka,” jelas Suhartono.

