Pastikan Penyebab Pria Lumpuh Usai Divaksin, Satgas Cianjur Tunggu Komnas KIPI

31 Agustus 2021 20:17
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pastikan Penyebab Pria Lumpuh Usai Divaksin, Satgas Cianjur Tunggu Komnas KIPI  (53310)
searchPerbesar
Ahmad Solihin (37) warga di Cianjur yang mengalami lumpuh. Foto: Dok. Istimewa
Ahmad Solihin (37) lumpuh usai mendapatkan vaksin Sinovac dosis kedua di Cianjur, Jawa Barat. Ia masih menjalani perawatan di Puskesmas Bojongpicung, Cianjur.
ADVERTISEMENT
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengungkapkan secara keseluruhan kondisi umum Ahmad terus membaik.
"Untuk memastikan ini kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), kita masih menunggu keterangan dari Komnas KIPI. Tapi pasien terus dilakukan observasi dan rehab medis untuk memperbaiki kinerja otot tangan dan kakinya yang mengalami kelumpuhan," ujar Yusman, Selasa (31/8).
Pastikan Penyebab Pria Lumpuh Usai Divaksin, Satgas Cianjur Tunggu Komnas KIPI  (53311)
searchPerbesar
dr Yusman Faisal, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur. Foto: Dok. Istimewa
Pihaknya masih berkonsultasi dengan bagian bedah RSUD Sayang Cianjur untuk mengetahui benjolan yang ada di bawah ketiak Ahmad.
"Secara keseluruhan kondisinya terus membaik, dan kita pantau setiap harinya. Kita berharap pasien dapat kembali sembuh dan beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Ahmad, warga Kampung Cipaten RT 02/04, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat lumpuh usai divaksin Sinovac pada Kamis (8/7).
ADVERTISEMENT
Ia mengalami gatal ke bagian seluruh tubuh hingga muncul benjolan. Ahmad sempat dirawat di RSUD Sayang Cianjur selama lima hari. Hanya saja kondisinya tak membaik.
"Hingga kini tangan dan kaki saya tak bisa digerakkan sama sekali. Ditambah, muncul benjolan di bagian bawah ketiak," kata Ahmad.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020