Patroli Cipta Kondisi di Jakpus, Polisi Sita Ribuan Tramadol & Tembakau Sintetis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polres Jakarta Pusat amankan 11 orang dalam Operasi Cipta Kondisi, sita sabu dan ribuan obat keras. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara
zoom-in-whitePerbesar
Polres Jakarta Pusat amankan 11 orang dalam Operasi Cipta Kondisi, sita sabu dan ribuan obat keras. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Pusat bergerak menyisir sejumlah kawasan rawan kriminalitas pada Kamis (28/5) dini hari. Hasilnya, sebanyak 11 orang diamankan petugas karena kedapatan membawa narkoba, obat-obatan, hingga senjata tajam.

Patroli Cipta Kondisi berskala besar yang berlangsung mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB ini melibatkan 287 personel gabungan. Petugas menyisir jalanan sepi yang kerap menjadi lokasi rawan gangguan keamanan.

Langkah pencegahan ini langsung membuahkan hasil saat petugas mencurigai pengendara di jalan. Dua orang pria langsung dihentikan dan digeledah karena gerak-geriknya yang mencurigakan.

“Petugas mengamankan dua pria yang kedapatan membawa kunci letter T saat menggunakan sepeda motor Honda Vario. Keduanya diduga terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung dalam keterangannya.

Polres Jakarta Pusat amankan 11 orang dalam Operasi Cipta Kondisi, sita sabu dan ribuan obat keras. Foto: Dok. Polres Jakarta Utara

Patroli dilanjutkan ke kawasan Tanah Abang, petugas justru menemukan tumpukan obat keras dan narkoba yang diduga siap edar. Di sana, polisi menyita tembakau sintetis seberat 33,12 gram, 1.202 butir Tramadol, 116 butir Hexymer, serta plastik klip kosong yang siap digunakan untuk membungkus obat-obatan tersebut.

Pemandangan serupa juga ditemukan di wilayah Cempaka Putih. Beberapa pengendara yang panik saat dihentikan petugas kedapatan membawa paket kecil sabu, tembakau sintetis, hingga obat keras jenis Excimer dan Tramadol.

Selain obat-obatan, polisi juga mengangkut satu bilah celurit tak bertuan yang ditinggalkan pemiliknya, serta beberapa motor bodong tanpa surat resmi dan pelat nomor.

Melihat realita di lapangan, Reynold menegaskan patroli malam seperti ini menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga ruang publik tetap aman bagi warga yang beraktivitas malam hari.

“Kegiatan patroli cipta kondisi ini kami lakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan, penyalahgunaan narkoba, tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat,” jelas Reynold.

Reynold berharap masyarakat tidak perlu cemas, sebab polisi berkomitmen penuh untuk membersihkan jalanan dari para pelaku kejahatan. Ia juga meminta warga untuk saling peduli dan segera melapor ke Call Center 110 jika melihat ada aktivitas yang mencurigakan di lingkungan mereka.

“Kami akan tindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.