Paus Berparuh yang Hampir Punah Mati Terdampar di Pantai Prancis

8 November 2022 19:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Seekor paus berparuh mati tergeletak di pantai di Sangatte, Prancis utara. Foto: Pascal Rossignol/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seekor paus berparuh mati tergeletak di pantai di Sangatte, Prancis utara. Foto: Pascal Rossignol/REUTERS
ADVERTISEMENT
Seekor ikan paus berparuh jenis northern bottlenose mati di sekitar pantai di Prancis bagian utara pada Senin (7/11). Paus sepanjang 7,6 meter yang jenisnya hampir punah ini cukup jarang terlihat muncul ke permukaan.
ADVERTISEMENT
Menurut keterangan dari otoritas setempat, ikan paus malang ini sempat ditemukan warga telah terdampar di pantai.
Kondisinya saat ditemukan masih hidup, tetapi ia terluka — tak lama kemudian mati dikarenakan terlalu lemah untuk berjuang mencapai perairan.
Kepala Asosiasi Perlindungan Mamalia Liar (CMNF) di Prancis, Jacky Karpouzopoulos, mengidentifikasi paus itu sebagai ikan paus betina dari spesies Cetacenia, dengan berat sekitar 3,5 ton.
“Saya belum pernah melihat yang seperti ini selama 40 tahun saya bekerja,” ungkap Karpouzopoulos, seperti dikutip dari AFP.
Seekor paus berparuh mati tergeletak di pantai di Sangatte, Prancis utara. Foto: Pascal Rossignol/REUTERS
Ia menambahkan, penyebab ikan paus ini terdampar di pantai ini akibat disorientasi. Dan ini bukan kali pertama terdapat paus terdampar di daerah ini.
“Pada bulan Februari, seekor paus bungkuk betina sepanjang 9,5 meter ditemukan mati di pantai Prancis utara,” ujar Karpouzopoulos.
ADVERTISEMENT
Hal serupa juga disampaikan oleh seorang ahli mamalia laut di Universitas Liege di Belgia, Thierry Jauniaux. “Hewan-hewan ini biasanya berenang jauh di perairan Arktik,” jelas Jauniaux.
“Para ahli telah mengesampingkan dan mengangkat hewan itu kembali ke dalam air, berharap air pasang akan memungkinkan hewan itu mengapung kembali dan berenang menjauh,” imbuhnya, seraya menambahkan bahwa upaya penyelamatan ini terlambat, sebab nyawa ikan tersebut sudah tidak bisa diselamatkan.
Sejumlah paus dari spesies yang sama, sambung Jauniaux, juga baru-baru ini telah terdampar di pantai Belgia dan Belanda. Penyebabnya tak lain berkaitan dengan perubahan iklim dan disorientasi.
Seekor paus berparuh mati tergeletak di pantai di Sangatte, Prancis utara. Foto: Pascal Rossignol/REUTERS
“Fenomena ini bisa disebabkan oleh polusi, munculnya penyakit baru atau peningkatan lalu lintas laut yang menyebabkan perubahan perilaku paus,” tutur dia.
ADVERTISEMENT
Terdapat pula beberapa kasus paus terdampar lainnya yang terjadi di tahun ini. Pada musim semi lalu, seekor paus spesies orca ditemukan terdampar di Sungai Seine, Prancis.
Dan ikan paus yang diberi nama ‘Sedna’ oleh kelompok perlindungan kehidupan laut Sea Shepherd ini juga mati — meski ada upaya intens untuk menyelamatkannya.
Kemudian, pada musim panas, seekor paus beluga yang sedang sakit lagi-lagi terdampar ke Sungai Seine. Tetapi, paus ini disuntik mati oleh dokter hewan, lantaran upaya penyelamatan gagal akibat kondisi kesehatannya yang memburuk dengan cepat.