Paus Biru Sepanjang 25 Meter Terdampar di Perairan Riung NTT, Dievakuasi Warga-Petugas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seekor paus biru berukuran sekitar 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Seekor paus biru berukuran sekitar 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Seekor paus biru berukuran 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026). Paus tersebut ditemukan warga dalam kondisi masih hidup dan tidak ditemukan luka pada tubuhnya.

Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, mengatakan paus itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WITA.

"Kondisinya masih hidup," ujarnya saat dikonfirmasi.

Seekor paus biru berukuran sekitar 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Saat ini polisi bersama anggota Pos Ramil Riung dan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan penjagaan serta pemantauan di sekitar lokasi.

"Kita masih menunggu air pasang untuk evakuasi kembali ke laut," katanya.

Menurut Martinus, paus terdampar di perairan Riung bukan kali pertama terjadi tahun ini. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah ditemukan di wilayah perairan lain.

"Dua tahun terjadi juga, tetapi di perairan dekat perbatasan Manggarai Timur," ucapnya.

Seekor paus biru berukuran sekitar 25 meter terdampar di perairan Pulau Kolong, kawasan Taman Laut 17 Pulau Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ia menambahkan, petugas BKSDA telah tiba di lokasi untuk membantu penanganan paus tersebut bersama polisi dan warga. Upaya evakuasi akan dilakukan dengan memanfaatkan kondisi air laut yang pasang agar paus bisa kembali ke laut dalam.

"Kita berupaya mendorong paus itu kembali ke laut dalam, namun ukuran tubuh paus yang besar dan kondisi air laut yang surut menjadi kendala," jelasnya.