Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
ADVERTISEMENT
Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar kembali menemukan paus sperma terdampar dan mati, Rabu (18/11). Kali ini ditemukan di Pantai Mengiat, Kawasan ITDC, Kabupaten Badung, setelah sehari sebelumnya ditemukan di Pantai Mertasari, Denpasar.
ADVERTISEMENT
Kepala BPSPL Denpasar, Permana Yudiarso, mengatakan bangkai paus ini memiliki panjang sekitar 13,5 meter dan berat sekitar 27 ton. Kondisi bangkai telah membusuk dan rusak.
"Jadi yang 10 meter (bangkai paus yang ditemukan di Pantai Mertasari) didorong ke laut dan hanyut. Sekarang kita belum menemukan posisinya di mana. Sementara yang ditemukan pagi ini adalah paus yang berbeda dengan yang kemarin," kata Permana saat dihubungi.
Saat ini, paus sperma ini sedang dikubur dengan menggunakan dua alat berat. Petugas cukup kesulitan mengubur paus tersebut karena posisi mamalia raksasa itu berada di pinggir pantai.
Sebelumnya, bangkai paus sperma dengan panjang 10 meter dan berat 20 ton ditemukan di Pantai Mertasari, Serangan, Denpasar, kemarin. BPSPL belum mengetahui sebab paus-paus tersebut mati.
ADVERTISEMENT