PBNU Tetapkan Muktamar Tetap Digelar 23-25 Desember di Lampung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers Pelaksanaan Muktamar NU. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Pelaksanaan Muktamar NU. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

PBNU mengumumkan terkait jadwal pelaksaan muktamar ke-34. PBNU memastikan, Muktamar ke-34 tetap digelar di Lampung.

Hal itu menjadi keputusan rembuk para Rais Aam, Khatib Aam, Rais Syuriah dan para petinggi PBNU usai rapat pada Selasa (7/12) malam.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar, Khatib Aam Yahya Cholil Staquf dan para ulama PBNU lainnya.

Tampak juga hadir politikus Golkar Nusron wahid dan politikus PKB Abdul Kadir Karding.

“Sehubungan dengan kebijakan penarikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 terkait pada masa Nataru, maka dengan ini PBNU memberi tahukan bahwa penyelenggaraan muktamar ke-34 adalah sepenuhnya sebagaimana keputusan konferensi Besar NU tanggal 26 September 2021," kata Said Aqil membacakan keputusan di Kantor PBNU, Selasa (7/12).

"Adapun waktu pelaksanaannya adalah pada tanggal 1820 jumadil ulla 1943 H atau 23-25 Desember di Lampung,” tambah dia.

Konferensi Pers Pelaksanaan Muktamar NU. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Sementara Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan, NU senantiasa akan terus menjadi pilar pemersatu bangsa. NU akan terus menjadi penyangga utama NKRI.

“NU senantiasa terus menjadi pengayom bagi umat dan bangsa. Untuk itu kami akan terus menjaga agar NU tetap terdepan menjadi contoh terbaik bagi membangun ukhuwah baik ukhuwah islamiyah wathoniyah basyariah apalagi terlebih ukhuwah nahdiyah sesama Warga nahdlatul ulama,” ucap Helmy.

Sebelumnya, sempat ramai wacana Muktamar ke-34 PBNU akan diundur. Said Aqil Siroj juga sudah menemui Presiden Jokowi di Istana membahas muktamar. Namun malam ini, keputusan waktu pelaksaan muktamar sudah bulat.