PCNU Indramayu Tegaskan Tegak Lurus dengan PBNU, Tidak Ikut-ikutan Demo

Pada Jumat (2/8), massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur menggelar aksi di depan Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta.
Mereka meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Gus Ipul mundur dari jabatannya.
Terkait demo itu, Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Indramayu, M. Mustofa, menyampaikan bahwa pihaknya menyampaikan sikap.
"PCNU Kabupaten Indramayu selalu sami'na wa atho'na dengan kebijakan dalam arahan PBNU," kata Mustofa melalui siaran pers, Sabtu (3/8).
Berikut selengkapnya:
Menindaklanjuti informasi terkait aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh Aliansi Santri Gus Dur Menggugat pada Jumat (2/7), dan mencantumkan "depan gedung PCNU Indramayu" sebagai salah satu titik kumpul, maka kami PCNU Kabupaten Indramayu menyampaikan sikap:
Aksi unjuk rasa tersebut sama sekali tidak dilakukan serta tidak melibatkan PCNU Kabupaten Indramayu baik secara pribadi pengurus maupun secara kelembagaan.
Saudara Muhammad Sholihin sebagai Koordiator Umum Aliansi Santri Gus Dur Menggugat bukan bagian dari unsur Kepengurusan PCNU Kabupaten Indramayu.
Saudara Muhammad Sholihin adalah pengurus DPW PKB Jawa Barat, mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu, mantan calon DPR RI 2024-2029 dari PKB yang tidak terpilih.
Kegiatan yang dilakukan oleh Aliansi Santri Gus Dur Menggugat, tidak sesuai dengan sikap Nahdliyin, karena membikin gaduh dan tidak mengedepankan Sikap Tabayyun, santun, dan beretika dalam menghadapi permasalahan.
PCNU Kabupaten Indramayu selalu sami'na wa atho'na dengan kebijakan dalam arahan PBNU.
