PD Pasar Jaya Siap Jual 20 Ribu Besek Bambu untuk Idul Adha

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi besek bambu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi besek bambu. Foto: Shutter Stock

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengurangi mengurangi penggunaan plastik saat perayaan Idul Adha 1440 H. PD Pasar Jaya diminta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memenuhi pasokan besek bambu guna memenuhi kebutuhan Idul Adha.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan akan menyediakan 20 ribu besek yang dijual dengan harga Rp 2 ribu per besek untuk menjadi wadah daging kurban.

Besek-besek ini akan diterapkan pada 112 lokasi pasar yang terletak di Ibu Kota. Tapi, Arief belum mengungkap pasar mana saja yang akan menjual besek bambu. Ia mengatakan, penggunaan besek lebih ramah lingkungan dan mudah terurai.

“Penggunaan kantong plastik pada makanan bisa berpotensi kepada sejumlah jenis penyakit. Selain itu, kantong plastik juga sangat sulit terurai, karena itulah di sini Pasar Jaya mengambil alternatif untuk menjual besek bambu,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/7).

Arief menuturkan, penggunaan besek saat Idul Adha diharapkan dapat menjadi kampanye mengurangi penggunaan plastik. Menurutnya, PD Pasar Jaya telah melakukan itu dengan tidak menyediakan kantong plastik untuk Kartu Jakarta Pintar.

“Sebelumnya sudah dilakukan dengan tidak menyediakan kantong plastik untuk KJP, nah untuk kurban ini kita jual besek bambu. Diharapkan penggunaan kantong plastik ini bisa terus berkurang ke depannya,” kata dia.

embed from external kumparan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meminta pembagian hewan kurban tak menggunakan kantong plastik. Ia mengimbau agar daging kurban dibagikan menggunakan besek dari bambu sebagai wadah.

"Tahun ini kita menggalakkan agar kita menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Jadi hindari penggunaan plastik, apalagi plastik yang berwarna hitam," ucap Anies selasa (30/7).

"Gunakan semua yang bisa didaur ulang, yang paling gampang itu namanya besek. Jadi nanti ribuan masjid di Jakarta kalau kita ganti dari plastik ke bambu artinya manfaatnya dirasakan oleh petani-petani dan pengrajin bambu di pelosok sana," sambungnya.