PDIP Bakal Ditinggal KIM Plus di Pilkada? ini Kata Hasto

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto  berbicara dalam diskusi Kudatuli, Kami Tidak Lupa di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (20/7/2024). Foto: Reno Esnir/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berbicara dalam diskusi Kudatuli, Kami Tidak Lupa di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Sabtu (20/7/2024). Foto: Reno Esnir/Antara Foto

Jelang Pilkada 2024, muncul wacana koalisi besar yang berasal dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ditambah dengan beberapa parpol lainnya. Dengan koalisi besar tersebut, apakah PDIP akan bergabung atau ditinggalkan?

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut tak khawatir terkait hal tersebut. Ia menilai, semua parpol memiliki basis dukungan rakyat dan PDIP juga telah berkomunikasi untuk beberapa daerah.

“Enggak ada upaya tinggal meninggal, karena semua memiliki basis dukungan rakyat,” ujar Hasto di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (8/8).

Beberapa kerja sama politik itu, kata Hasto, telah dilakukan untuk beberapa daerah di tingkat kabupaten/kota. Di tingkat provinsi, lanjutnya, perlu pertimbangan lebih.

“Beberapa wilayah provinsi yang masuk kategori strategis, kan ada kepentingan-kepentingan tertentu yang harus dihitung-hitung, yang harus dicermati,” tuturnya.

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto didampingi jajaran memberikan keterangan pers menjelang pelaksanaan Rakernas V PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Beberapa daerah yang PDIP ditinggal contohnya adalah Sumatera Utara. Beberapa parpol telah mendukung menantu Jokowi, Bobby Nasution. Misalnya, Gerindra, Golkar, bahkan PKS.

Sementara, PDIP diisukan bakal berseberangan dengan mengusung Edy Rahmayadi. Di Sumut, PDIP memiliki cukup kursi untuk mencalonkan sendiri.

Tak cuma itu, PDIP juga terancam akan "sendiri" di sejumlah daerah di Pilkada. Misalnya di Jakarta, Jabar, Banten, Jateng, hingga Jatim.

Sampai saat ini, untuk wilayah-wilayah itu belum ada sosok yang diusung secara resmi oleh PDIP untuk maju di Pilkada 2024.