PDIP Ingin Pimpinan MPR Dipilih Aklamasi: Perwakilan Koalisi dan DPD

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pimpinan MPR RI Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pimpinan MPR RI Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

PDIP menginginkan hanya ada satu paket untuk pemilihan pimpinan MPR. PDIP menyebutnya aklamasi alias musyawarah seluruh parpol untuk memilih 5 orang pimpinan MPR.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tidak ada yang salah dengan sistem aklamasi itu. Menurutnya, dengan aklamasi maka berarti sudah ada kesepakatan antara DPR dan DPD.

“Itu satu hal yang menunjukan kebulatan sikap dari seluruh DPR dan DPD yang bergabung di dalam MPR tersebut. Kita akan bangun dialog-dialog supaya susunan di dalam menggambarkan kesatupaduan kita sebagai bangsa,” kata Hasto di DPP PA GMNI, Jakarta Pusat, Senin (22/7).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Rakerda PDIP Jawa Timur, di Surabaya. Foto: Erandhi Hutomo Saputra/kumparan

Hasto menambahkan PDIP telah menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk menjadi pimpinan MPR. Namun, ia enggan menyebutkan siapa saja kader yang dimaksud.

“Ya itu nanti Ibu Megawati Soekarnoputri. Tugas kami menjalankan perintah dari Ketum,” kata Hasto.

Wasekjen PDIP Ahmad Basarah merinci, melalui musyawarah seluruh parpol, maka pimpinan MPR idealnya berisi 2 dari koalisi Jokowi, 2 dari koalisi Prabowo, dan 1 perwakilan DPD.

“Nah, kalau komprominya untuk menghadirkan unsur-unsur spektrum politik di pilpres kemarin dalam komposisi 5 orang pimpinan MPR itu, maka kemungkinan besar dalam pemilihan pimpinan MPR itu akan terjadi secara aklamasi yang artinya musyawarah untuk mufakat,” kata Basarah.

"Yang ideal itu karena MPR adalah lembaga majelis, maka yang ideal pemilihan pimpinan MPR harus dilaksanakan dengan cara-cara musyawarah mufakat."