PDIP Masih Kaji Revisi UU Pemilu, Megawati Minta Jangan Sikap 'Poco-poco'
·waktu baca 2 menit

Ketua Bidang Kehormatan PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi II DPR, Komarudin Watubun, mengatakan PDIP masih mengkaji sikap terkait Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Ia menyebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan arahan untuk jangan maju mundur dalam menentukan arah kebijakan politik.
“Kita masih sampai sekarang di Mega Institute masih melakukan kajian-kajian. Istilah Bu Mega itu jangan kita Poco-Poco, maju mundur maju mundur,” kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).
Komarudin mengatakan, PDIP berpandangan pemilihan umum harus tetap menjadi pesta rakyat.
“Kita sampai kemarin, sama sikap kita di zamannya SBY. Bahwa pemilihan itu pesta rakyat biarlah rakyat yang berpesta. Jangan tarik lagi ke DPR. Jadi itu masih dilakukan di Mega Institute,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu telah memasuki tahap komunikasi lintas partai politik.
Ia menyebut, pembicaraan terkait RUU tersebut sudah dilakukan baik secara formal maupun informal antar pimpinan partai.
“Dari masa sidang yang lalu-lalu terkait dengan RUU Pemilu, kami semua partai sudah melakukan pembicaraan seperti yang saya sampaikan, informal ataupun formal dengan para ketua umum, dengan semua teman-teman untuk bisa melakukan pembicaraan terkait dengan hal tersebut,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5).
Menurut Puan, seluruh partai politik memiliki tujuan yang sama dalam membahas aturan pemilu ke depan.
“Jadi apa pun kami berkeinginan bahwa pemilu yang akan datang itu bisa dilakukan secara jurdil, kemudian tidak merugikan rakyat, bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.
