PDIP Pastikan Hasto Akan Penuhi Panggilan KPK soal Harun Masiku Pekan Depan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) berjalan setibanya di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kanan) berjalan setibanya di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Juru bicara PDI Perjuangan, Chico Hakim, memastikan Sekjen partai Hasto Kristiyanto akan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus Harun Masiku pada pekan depan. Chico mengatakan kader PDIP selalu memperjuangkan supremasi hukum.

"Dipastikan Pak Hasto akan hadir dan memberikan keterangan yang diperlukan," kata Chico kepada wartawan, Rabu (6/5).

"Sebagai bagian dari memenuhi kewajiban Beliau sebagai warga negara yang taat pada hukum dan percaya akan adanya keadilan dalam hukum dan khususnya sebagai kader PDI Perjuangan yang di masa orde baru hingga kini giat memperjuangkan tegaknya supremasi hukum," sambungnya.

Menurut Chico, pemanggilan Hasto ke KPK tidak bisa dilepaskan dari aspek politik. Apalagi, kata dia, kasus Harun Masiku kembali diselidiki menjelang Pilkada 2024 berlangsung.

"Melihat momentum yang ada, di mana hari-hari ini adalah masa menjelang Pilkada Serentak 2024, tidak bisa dipungkiri adanya persepsi publik bahwa persoalan tersebut tidak bisa dilepaskan dari aspek politik," kata Chico.

Juru Bicara TPN Ganjar Presiden dari PDIP, Chico Hakim, dan Juru Bicara TPN Ganjar Presiden Partai Perindo Tama Satria Langkun, saat konferensi pers di Media Center Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2023). Foto: Fadlan/kumparan

Lebih lanjut, Chico menambahkan sejak awal kasus Harun Masiku sarat akan kepentingan politis. Chico mengatakan kasus Masiku mencuat pertama kali saat PDIP akan melakukan Rakernas beberapa tahun lalu.

"Ketika kasus itu sendiri muncul nampak muatan politik yang sangat kuat, karena terjadi sebelum acara Rakernas Partai. Seluruh pihak yang bersalah sudah diproses, dan dihukum bahkan sudah bebas. Dalam keseluruhan proses itu tidak ada kaitan dengan Bapak Hasto Kristiyanto," katanya.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Tim Hukum PDI Perjuangan menunjukkan berkas undangan pemeriksaan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/6/2024). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Dia juga membandingkan kasus Masiku dengan korupsi yang dilakukan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) hingga kasus timah.

"Kasus ini tidak sebanding dengan Korupsi SYL, atau korupsi tambang timah dan kasus-kasus besar lain, apalagi kasus-kasus yang terkesan ditunda karena yang tersangkut adalah sosok sosok yang menjadi bagian dari pusaran kekuasaan," tutup Chico.