PDIP Pecat Budiman Sudjatmiko

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
27
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Budiman Sudjatmiko saat diwawancara di kantor Google Indonesia, Jakarta, Sabtu (4/5). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Budiman Sudjatmiko saat diwawancara di kantor Google Indonesia, Jakarta, Sabtu (4/5). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

PDIP telah mengambil sikap tegas terhadap Budiman Sudjatmiko imbas manuvernya mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres 2024.

PDIP memutuskan memecat Budiman Sudjatmiko sebagai kader. Keputusan itu tertera dalam surat pemecatan PDIP yang beredar pada Kamis (24/8) malam.

"Memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada saudara Budiman Sudjatmiko, M.A. M.Phil dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," tulis putusan tersebut.

Ketua Dewan Kehormatan Partai PDIP, Komarudin Watubun, dikonfirmasi terkait pemecatan Budiman. Ia menjelaskan, hasil sidang komite disiplin sudah keluar sejak Senin (21/8).

"Sidang Komite Disiplin sudah mengeluarkan rekomendasi kepada DPP sejak hari Senin," kata Komarudin kepada wartawan.

Komarudin belum bisa menjelaskan lebih jauh, namun ia menilai hasil rekomendasi dari Dewan Kehormatan bisa dicek langsung di sekretariat DPP.

"Saya saat ini lagi konsentrasi turun ke keliling Maluku dan Papua untuk memantau dan memastikan pendaftaran DCS di tiap provinsi kab/kota dan konsolidasi pemenangan Ganjar harus berjalan dengan baik. Jadi tentang sanksi yang dijatuhkan, bisa dicek saja di Sekretariat DPP," tutup dia.

Sedangkan politikus PDIP, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, surat pemecatan terhadap Budiman sudah kirim pada Kamis siang.

"Yang saya dengar sudah, siang tadi suratnya sudah dikirim lewat kurir," kata Deddy.

Sementara Budiman mengatakan, dirinya sudah menerima surat pemecatan itu. Ia enggan memberikan komentar.

"Tak ada komentar. Saya cuma mau bilang bahwa saya sudah menerima suratnya dan terima kasih untuk semuanya," kata Budiman.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memimpin upacara HUT ke-78 RI di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Kamis (17/8/2023). Foto: Dok. PDIP

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menanggapi manuver Budiman Sudjatmiko.

Hasto mengatakan, dirinya telah bertanya tentang manuver Budiman kepada milenial saat di suatu pelatihan. Menurut para milenial, lebih baik Budiman dibiarkan saja dengan pacar barunya.

Sedangkan Budiman Sudjatmiko mengatakan, dirinya mempertimbangkan jadi 'jomblo' alias tidak bergabung ke partai mana pun jika nantinya ia dipecat oleh partai.

“Saya mungkin akan mempertimbangkan jomblo dulu. Ya ibaratnya orang baru kehilangan pasangan hidup, harus melewati masa berkabung yang lama. Pasti kan berkabung dong,” kata Budiman usai menghadiri acara Kopdarnas PSI, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (22/8) malam.

Budiman menyebut, dirinya akan tetap berpolitik meski tidak ada partai yang ia naungi. Meski begitu, ia masih berharap bisa tetap berada di PDIP karena sudah mengenal partai tersebut dari kecil.