PDIP Respons Elektabilitas Ganjar yang Naik, Akankah Diusung di 2024?
·waktu baca 2 menit

PDIP hingga saat ini belum mengumumkan bakal capres dari internal mereka. Namun, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak turun dari peringkat satu di banyak survei capres.
Terbaru salah satu hasil survei dari Indikator menunjukkan elektabilitas Ganjar sebesar 33,9 persen. Jauh di atas Puan Maharani yang juga disiapkan PDIP. Apakah Ganjar akan diusung PDIP?
Merespons hal itu, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menuturkan keputusan PDIP terkait capres tak hanya mempertimbangkan faktor elektabilitas semata. Ia menyebut capres dari PDIP harus memiliki karakter dan rekam jejak yang baik.
"Kalau dari PDI jelas, keputusan tidak hanya didasarkan pada aspek elektoral. Keputusan didasarkan pada karakter pemimpin, kinerja pemimpin, rekam jejak pemimpin," kata Hasto di Yogyakarta, Jumat (16/12).
Selain itu, Hasto menyebut, capres PDIP harus dapat menyatukan diri dengan rakyat. Ia juga menegaskan capres dari PDIP merupakan hak prerogatif Ketum Megawati Soekarnoputri.
"Dan bagaimana pemimpin itu menyatukan diri dengan kekuatan rakyat lalu mampu memberikan direction terhadap masa depan. Itu tugas pemimpin," tuturnya.
"Dan Ibu Mega lah yang nanti akan memutuskan siapa yang akan dicalonkan oleh PDIP," lanjut Hasto.
Terkait kapan deklarasi capres PDIP, kata Hasto, menunggu momentum yang baik. Sebab, deklarasi capres harus melihat kesiapan aspek sosial, ekonomi hingga politik.
"Menunggu waktu yang baik, karena pengumuman deklarasi ini kan harus melihat berbagai aspek, aspek politiknya dilihat, kondisi sosial politik ekonomi masyarakat dilihat, kondusivitas sosialnya dilihat, kerja sama antar partainya dilihat. Bagaimana dinamika politik internasional juga dilihat. Kesiapan partainya, kesiapan pendukungnya, semua dilihat," tutup Hasto.
