PDIP Siapkan Lawan Bobby: Kalau 1 Calon Lawan Kotak Kosong, Apa Itu Demokrasi?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPW PKS Sumut Usman Jakfar dan Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon usai silaturahmi di Kantor DPW PKS Sumut di Kota Medan, Rabu (10/7/2024). Foto: Tri Vosa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPW PKS Sumut Usman Jakfar dan Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon usai silaturahmi di Kantor DPW PKS Sumut di Kota Medan, Rabu (10/7/2024). Foto: Tri Vosa/kumparan

PDIP Sumut mengaku akan segera menyiapkan lawan untuk Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024. Kata PDIP, jika di Pilgub hanya ada satu calon, maka demokrasi tidak akan berjalan.

“Bu Megawati (Ketum PDIP) itu seorang negarawan, orang pejuang demokrasi, beliau itu dalam pemikiran dan pandangan saya, beliau akan membangun suatu sistem demokrasi yang benar-benar berkualitas,” kata Ketua DPD PDIP Rapidin Simbolon usai menyambangi DPW PKS Sumut di kantornya pada Rabu (10/7).

“Demokrasi, kalau misalnya untuk mencalonkan seorang cakada berarti enggak ada demokrasi dong? Nah di situlah nilai-nilai negarawan seorang ibu Mega dan PDIP dan juga PKS,” sambungnya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi meluncurkan parkir berlangganan pada Senin (1//7/2024). Foto: Dok. Istimewa

Untuk itu, kata Rapidin, pihaknya akan menyampaikan usulan ke DPP agar PDIP mengusung calon. Terlepas mengusung sendiri atau berkoalisi dengan parpol lain.

"Kalau hanya satu calon melawan kotak kosong apa itu demokrasi?" katanya.

PDIP memang bisa mengusung calon gubernur sendiri karena memenuhi syarat kursi DPRD. Mereka punya 21 kursi, dari syarat minimal 20 kursi DPRD Sumut.

“Ya pasti (melawan). Kalau saya ditanya sebagai ketua DPD PDIP Sumut, saya akan usulkan ke Bu Mega walaupun kita sendiri pasti kita akan bawa calon sendiri,” kata dia.

“Itu tegas itu permohonan kami dari DPD PDIP Sumut untuk Ketum. Nah yah itu kan permohonan, diloloskan atau tidak ya kami hanya bisa berdoa. Itu dari hati nurani saya,” sambungnya.

Di sisi lain, Ketua DPP PDIP Puan Maharani sempat membuka kans untuk mendukung Bobby. Bobby saat ini sudah tak lagi di PDIP karena isu dukungan di Pilpres 2024.

Bobby memilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Karena itu jugalah, menantu Presiden Jokowi itu menyandang status kader Gerindra.

"Bisa aja (usung Bobby di Sumut)" kata Puan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).