PDIP soal Ajak RK Demi Suara Ganjar di Jabar: Apa Otomatis Bakal Menang?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah. Foto: DPR RI
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah. Foto: DPR RI

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, buka suara soal kemungkinan pihaknya menarik Waketum Golkar, Ridwan Kamil, sebagai cawapres Ganjar Pranowo demi mendongkrak suara di Jabar. Meski saat ini Golkar sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto, nama Ridwan Kamil juga masuk di bursa cawapres Ganjar.

"Suara Ganjar di Jabar relatif rendah kemudian kita akan tarik RK sebagai cawapresnya? Pertanyaannya, apakah otomatis kalau RK dengan Ganjar, tiba-tiba Ganjar menang di Jawa Barat? Mana surveinya? Tunjukkan ke saya," tegas Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9).

Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil di NasDem Tower, 7 Januari 2018. NasDem mendukung Ganjar di Pilgub Jateng 2018, dan Emil di Pilgub Jabar 2018. Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan

Menurut Said, hingga saat ini, di berbagai survei elektabilitas kandidat yang masuk bursa cawapres tak terlalu tinggi. Hanya sekitar 11% hingga 17,5% saja yang tertinggi.

"Rata-rata para cawapres itu tingkat elektabilitas tertingginya itu di 17,5% sampai di 11%. Itu irisan dengan capresnya hampir sama," ungkapnya.

Said juga mengaku belum melihat soal tarik-menarik antara kubu Prabowo dengan Ganjar untuk memperebutkan RK. Menurutnya, RK bisa bertemu siapa pun karena memang belum punya ikatan dengan salah satu capres.

"Sehingga kami tidak akan mengomentari pertemuan RK dengan Pak Prabowo. Kami tidak punya ikatan apa pun. Kami hormati itu, karena itu haknya RK," tutup Said.

kumparan post embed