PDIP soal BRIN Renovasi Ruang Dewan Pengarah: Ibu Mega Utamakan Organisasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Megawati Soekarnoputri saat dilantik sebagai Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/10). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Megawati Soekarnoputri saat dilantik sebagai Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/10). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

DPP PDIP memberikan tanggapan terkait rencana renovasi terhadap ruangan 10 anggota Dewan Pengarah BRIN. Biaya renovasi diperkirakan mencapai Rp 6 miliar dan berasal dari APBN 2022.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, berdasarkan pengalamannya selama mendampingi Megawati Soekarnoputri yang juga merupakan Ketua Dewan Pengarah BRIN, Mega selalu mengutamakan fungsi dari organisasi.

"Beliau itu sosok yang lebih mengedepankan berjalannya fungsi organisasi. Ketika saya ditugaskan Beliau mendesain Sekolah Partai di Lenteng Agung, maka Sekolah Partai termasuk ruangan Ibu Mega didesain dengan nyaman dan sederhana. Demikian halnya di kantor DPP PDI Perjuangan," kata Hasto dalam keterangannya, Minggu (17/7).

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Foto: Dok. PDIP

Hasto menjelaskan, bagi Megawati, ruangan kerjanya lebih mengedepankan fungsi. Di Sekolah Partai misalnya, kursi tamu untuk ruangan Megawati didesain sederhana oleh Tri Rismaharini, menggunakan pembungkus kain tenun dari NTT.

"Dengan desain tersebut ternyata Ibu Megawati sangat nyaman," ucap Hasto.

Oleh sebab itu, Hasto mengatakan, terkait masalah renovasi kantor Dewan Pengawas dan Dewan Pengarah BRIN, hanya BRIN yang lebih berkompeten untuk memberikan penjelasan.

"Ibu Mega dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Dewan Pengarah lebih pada memberikan kebijakan pokok atau suatu direction agar seluruh kegiatan riset dan inovasi dapat mendorong peningkatan kedaulatan politik negara dan juga mempercepat Indonesia yang berdikari di bidang ekonomi," tutup dia.

Renovasi ruangan kerja Dewan Pengarah BRIN. Foto: LPSE

Sebelumnya, Publik dikejutkan dengan ramainya kabar yang beredar terkait munculnya rencana untuk melakukan renovasi terhadap ruang kerja Dewas Pengarah BRIN, termasuk salah satunya ruang Ketua Dewan Pengarah Megawati Soekarnoputri di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat. Renovasi itu bahkan disebut akan menelan biaya hingga Rp. 6.109.000.000,00.

Proyek ini nantinya akan dibiayai oleh APBN ini memiliki nilai pagu paket Rp 6.109.000.000,00 dan nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) Rp 6.063.492.327,00.

Sistem LPSE juga menyebut bahwa tender renovasi ruang kerja ini diikuti sebanyak 135 peserta. Namun, laman itu tak menyebut dengan gamblang nama perusahaan yang mengikuti tender. Nama peserta hanya ditulis dengan angka saja.