PDIP soal Kerumunan Warga Sambut Jokowi: Spontan, tapi Harusnya Diantisipasi

24 Februari 2021 17:17
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, NTT. Foto: YouTube/Setpres
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, NTT. Foto: YouTube/Setpres
ADVERTISEMENT
Kerumunan dalam kunjungan kerja Presiden Jokowi di Maumere, NTT, Selasa (23/2) kemarin menuai sorotan. Bahkan sejumlah pihak membandingkan kerumunan Jokowi dengan kerumunan Habib Rizieq di Bogor.
ADVERTISEMENT
Terkait hal tersebut, politikus PDIP Hendrawan Supratikno memberikan pembelaan. Menurutnya, kerumunan yang terjadi sifatnya spontanitas dan tidak ada unsur kesengajaan.
"Ini sifatnya spontan sehingga tidak sepenuhnya masuk protokol antisipasi," kata Hendrawan, Rabu (24/2).
Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (22/7). Foto: Paulina Herasmarinandar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (22/7). Foto: Paulina Herasmarinandar/kumparan
Kendati demikian, dia meminta kejadian serupa tak terulang lagi. Sehingga perlu untuk diantisipasi ke depan.
"Demi keelokan narasi, hal-hal demikian harus diantisipasi di masa depan dan tidak sepantasnya dijadikan tontonan," ujarnya.
Dalam kunjungan kemarin, banyak masyarakat yang antusias bertemu dengan Jokowi. Pada video yang beredar, Jokowi menyapa masyarakat dari dalam mobil dan membagikan suvenir kepada mereka sehingga akhirnya memicu kerumunan.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, menyebut momen itu memang terjadi secara spontan saat Jokowi berada di Maumere.
ADVERTISEMENT
Iring-iringan Jokowi terhenti karena ada kerumunan masyarakat yang menunggu. Bey menjelaskan kondisi itu adalah spontanitas masyarakat menyambut Jokowi.
"Jadi sebenarnya, itu melihat spontanitas dan antusiasme masyarakat Maumere menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Dan kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker," ujarnya.
Dalam beberapa kesempatan, Jokowi juga mengingatkan masyarakat di lokasi untuk memakai masker demi mencegah penularan COVID-19. Jokowi di sana meninjau kawasan food estate atau lumbung pangan di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah hingga meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020