kumparan
22 November 2019 16:44

PDIP soal Stafsus Milenial Jokowi: Darah Muda Buat Birokrasi Tak Kaku

Joko Widodo, Staf Khusus Milenial, POTRAIT
Presiden Joko Widodo (tenga) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, angkat bicara soal 7 staf khusus Presiden Jokowi yang berasal dari kalangan milenial. Menurut Djarot, hadirnya anak muda dalam tatanan pemerintahan akan memberikan solusi dan terobosan baru bagi sistem birokrasi yang selama ini dianggap kaku.
ADVERTISEMENT
"Dengan masuknya darah-darah muda seperti ini maka ini akan membikin terobosan-terobosan supaya birokrasi kita tidak kaku, dan tidak antiperubahan. Bagaimana birokrasi kita itu akan bisa menjangkau tantangan tuntutan zaman 5 tahun hingga 10 tahun ke depan," ujar Djarot saat ditemui di acara Sekolah Dewan PDIP, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11).
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat (kanan) saat konferensi pers Pra Kongres di Grand Inna Bali Beach
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (kanan) saat konferensi pers Pra Kongres di Grand Inna Bali Beach, Rabu (7/8). Foto: Dok. PDIP
Djarot memandang positif kehadiran 7 staf khusus Jokowi dari kalangan milenial itu. Selain memberi ide kreatif, menurutnya, para staf khusus itu memberi warna baru dalam mengendalikan birokrasi yang mengikat selama ini.
"Justru ini positif bagi kami. Karena kan staf khusus, dia bisa diajak berdiskusi berdialog dengan Pak Jokowi kapan juga. Sehingga ide-ide mereka yang kreatif itu bisa diterjemahkan dan dilaksanakan dalam rentang kendali birokrasi," ucap mantan Wagub DKI Jakarta itu.
ADVERTISEMENT
"Aturan (lama) itu mengikat kita. (Sehingga membuat kita) lambat di dalam menghadapi persaingan global," sambungnya.
Joko Widodo, Staf Khusus Milenial
Presiden Joko Widodo bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Jokowi menyatakan penunjukan 7 staf khusus milenial itu dimaksudkannya untuk menyaring sejumlah masukan inovatif dan terobosan baru dalam bernegara.
"Saya ingin ada inovasi-inovasi baru, ada gagasan-gagasan baru, ada ide baru, dan terobosan baru, sehingga memudahkan kita mengelola negara ini. Goal-nya ke sana," ucap Jokowi Istana Kepresidenan, Kamis (21/11).
Joko Widodo, Staf Khusus Milenial
Foto kolase Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Jokowi pun memberikan kebebasan pada staf khusus milenialnya untuk berinovasi. Berikut 7 staf khusus milenial Jokowi itu:
  1. Adamas Belva Syah Devara, 29 tahun, pendiri Ruang Guru
  2. Putri Indahsari Tanjung, 23 tahun, CEO dan Founder CreativePreneur
  3. Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, CEO PT Amartha Micro Fintech
  4. Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, perumus Gerakan Sabang Merauke
  5. Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, putra asli Papua
  6. Angkie Yudistia, 32 tahun, penyandang disabilitas yang aktif di bidang sociopreneur. Menjadi juru bicara Jokowi di bidang sosial
  7. Aminudin Maruf, 33 tahun, eks Ketua Umum PB PMII
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan