PDIP Tepis Ada Intervensi soal Pencabutan Izin Acara PKS bareng Anies di Bekasi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah partainya memerintahkan Pj Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk mencabut izin acara Anies Baswedan. Adhianto adalah kader PDIP.
"Sama sekali tidak ada [perintah dari PDIP] karena pemerintah daerah ini kan juga otonom. Maka ada otonomi daerah,” ujar Hasto di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (28/7) malam.
Hasto menilai, persoalan itu harus dilihat secara detail prosedural administratifnya. Apakah penyelenggara acara, dalam hal ini PKS, ada persyaratan yang kurang atau tidak.
“Ya kalau dari pengalaman PDIP sendiri ketika menyelenggarakan acara itu memang harus dilengkapi dengan seluruh syarat-syarat administratif,” ujarnya.
Hasto lantas membandingkan dengan pengalaman PDIP yang tetap menerima ketika acara HUT ke-50 PDIP di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) tidak mendapat izin karena ada Piala Dunia U-20.
Oleh karena itu, PDIP memindahkan perayaan HUT itu ke Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Utara.
“Tetapi, ini semua kan proses komunikasi. Kalau dari kami mengadakan kegiatan, kami membangun komunikasi yang baik. Seluruh prosedur administrasi kami lengkapi dengan baik, sehingga acara bisa berlangsung, sehingga tidak ada suatu upaya penghadangan,” tandas Hasto.
Sebelumnya jubir PKS Muhammad Kholid mengungkap izin acara PKS di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi tiba-tiba dicabut Pj Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
"Sebagaimana laporan ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara, kami mendapat kabar bahwa Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mencabut izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi H-1 sebelum acara," kata Kholid dalam keterangannya, Jumat (28/7).
Acara itu disebut sedianya digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (29/7) pukul 06.00 WIB.
Dijadwalkan bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua DPW PKS Jawa Barat Suandharu hingga Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara akan meramaikan.
