Pedagang Ikan di Aceh Tolak Vaksinasi Massal hingga Berujung Ricuh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pedagang ikan di Aceh, tolak vaksinasi massal hingga ricuh.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang ikan di Aceh, tolak vaksinasi massal hingga ricuh. Foto: Dok. Istimewa

Sejumlah masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, menolak vaksinasi massal hingga berujung ricuh pada Selasa (28/9) pagi.

Kegiatan vaksinasi COVID-19 yang digelar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Gampong Keudee Susoh, Kecamatan Susoh, dibubarkan oleh pedagang ikan dan nelayan di kawasan setempat.

Informasi diperoleh kumparan, penolakan itu terjadi karena selama vaksinasi berlangsung, para pedagang dan nelayan merasa rugi lantaran sepi pembeli. Hal itu dinilai karena warga takut datang dan divaksin.

Dalam video viral yang beredar di sosial media, tampak sejumlah warga mengamuk hingga merusak kursi dan meja di lokasi vaksinasi. Bahkan, mobil ambulans terlihat meninggal lokasi.

Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian Syahril, mengatakan, kericuhan itu bermula dari rasa kekecewaan pedagang ikan karena selama vaksinasi di PPI Ujongg Serangga penjualan mereka menurun akibat sepi pembeli. Belum diketahui sejak kapan vaksinasi di sana berlangsung.

"Kalau PPI sudah sepi pengunjung, siapa lagi yang akan membeli ikan nelayan di sini, karena warga sudah takut," katanya.

Syahril menjelaskan, aksi kericuhan itu tidak sempat terjadi kekerasan fisik lantaran ketika massa memanas pihak keamanan TNI-Polri langsung menenangkan warga.

"Kalau kontak fisik tidak ada, hanya saja meja dan kursi fasilitas vaksin dirusak warga. Warga melampiaskan kemarahannya dengan menghancurkan semua perlengkapan vaksin yang ada di lokasi," ungkapnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Polres Abdya untuk menanyakan terkait peristiwa keributan tersebut.

“Kami lagi komunikasikan dengan Polres Abdya, sebentar lagi kita keluarkan statement Polda,” katanya saat dikonfirmasi.