Pelajar dari Dua SMP Berbeda di Sleman Tawuran Usai Bermain Futsal

Pelajar dari dua SMP di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, terlibat tawuran di Jalan Kaliurang KM 10, Ngaglik, Sleman, Selasa (4/2). Sempat terjadi keributan yang menarik perhatian warga. Polisi kemudian bertindak dengan cepat. Lima pelajar yang mayoritas berusia 14-15 tahun diamankan di Polsek Ngaglik untuk dimintai keterangan.
“Tawuran antar sekolah antar SMP. Pemicu belum tahu tapi tadi kan dari futsal,” ujar Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rudy Prabowo ditemui di Polsek Ngaglik, Selasa (4/2).
Rudy menjelaskan, dari lima pelajar yang diamankan, dua di antaranya membawa senjata besi dan senjata tajam semacam celurit.
“Apakah karena kalah (futsal) belum tahu. Ini yang kita periksa ada lima. Ini yang tadi diamankan warga ada dua orang yang membawa besi sama semacam celurit itu,” ujar dia.
Dari pengamatan sementara, Rudy menjelaskan bahwa senjata celurit belum digunakan. Sementara besi sudah sempat dikeluarkan oleh pelajar tersebut.
“Sementara masih kita dalami. Tadi kan ada yang satu digunakan (besi dikeluarkan), celuritnya masih disimpan. Akan kita dalami saksi-saksi seperti apa,” katanya.
Pemeriksaan saksi-saksi ini juga untuk mengetahui apakah ada korban atau tidak. Sejauh ini belum ada informasi adanya korban.
“Kita tangani kalau ada masuk unsur senjata tajam ya kita proses kalau ternyata ada penganiayaan bawa korban buat laporan ya kita proses. Karena ini anak-anak ya kita udah pakai sistem peradilan anak,” ujarnya.
