Pelajar SMA di Bogor yang Sedang Ikut MPLS Serang dan Tabrak Warga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan

Pelajar SMA swasta di Kabupaten Bogor, Jabar, yang sedang mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan sekolah (MPLS) atau MOS, membuat kericuhan dengan menyerang dan menabrak warga. Pelajar yang tertangkap menjadi bulan-bulanan warga hingga akhirnya diamankan oleh polisi.

Kapolsek Tamansari Iptu Agus Hidayat mengatakan, peristiwa itu terjadi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Kamis, 21 Juli 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

Polisi menerima laporan tentang tawuran di dua tempat berbeda, yakni di Jalan Loa dan Jalan Cipadung Kecamatan Tamansari. Salah satu lokasi dilaporkan ada warga yang ditabrak oleh pelajar. Warga yang geram langsung menangkap pelajar tersebut dan menyerahkan ke polisi.

Di lokasi lain, polisi langsung mengamankan lokasi dan menangkap sejumlah pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam

"Ada dua tempat tadi kami amankan, kita amankan enam pelajar. Dan dua orang kita amankan di Sukaresmi, korban ada dua, tapi salah sasaran, warga," kata Agus.

Total pelajar yang diamankan delapan orang dengan bukti sejumlah senjata tajam.

"Kita dalami siapa yang pegang (senjata), [pelajar] sudah mengakui bahwa dia yang pegang tapi dibuang, sebanyak 8 orang diperiksa. Laporan dari warga juga ada yang ditabrak," ungkap Agus.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tawuran pelajar ini menyasar warga. Para pelajar yang terlibat merupakan siswa kelas satu yang sedang mengikuti masa orientasi siswa.

"Anak-anak baru masuk sekolah SMA. Kami panggil kepala sekolahnya," kata Agus.