Pelajar SMA di Depok Tewas Dibacok saat Tawuran

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi korban tawuran Foto: Muhammad Faisal Nu'man / kumparan

Tawuran pelajar SMA di Jalan Raya Cipayung, Depok, pada Selasa (6/8) menelan korban jiwa. Seorang pelajar berinisial MI meninggal dunia usai mengalami luka bacok.

Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana mengatakan, tawuran pelajar itu rupanya telah direncanakan.

“Ini berawal dari adanya WhatsApp dari salah satu murid ke murid sebelahnya yang ngajak tawuran. Awalnya tidak ditanggapi, lalu karena panas, ditanggapi, kemudian mereka bertemu,” ucap Arya dalam keterangannya, Rabu (7/8).

“Tawuran terjadi. Ada salah satu siswa yang saat dikejar tertinggal,” sambungnya.

kumparan post embed

Arya mengatakan, korban tewas mengalami luka yang cukup parah. Ia kehabisan darah dan meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.

“Kalau luka yang menyebabkan meninggal harus autopsi ya, tapi dari visum luar bagian punggung kiri kena benda tajam dan robek cukup parah. Membuat korban kehilangan banyak darah dan meninggal. Dilarikan ke RS, saat di cek sudah meninggal,” kata dia

Polisi saat ini sudah mengamankan 3 orang pelaku tawuran. Tak menutup kemungkinan, kata dia, jumlah tersangka dalam tawuran ini akan bertambah.

“Tersangkanya (baru) 3 orang,” tutupnya.