Pelajar SMP dan SMK Terciduk Bolos Sekolah sambil Mabuk-mabukan di Bandung

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satpol PP Kota Bandung temukan beberapa pelajar di taman saat sedang mabuk-mabukan. Foto: Instagram/@satpolppbdg
zoom-in-whitePerbesar
Satpol PP Kota Bandung temukan beberapa pelajar di taman saat sedang mabuk-mabukan. Foto: Instagram/@satpolppbdg

Sejumlah pelajar di Kota Bandung terciduk oleh petugas Satpol PP sedang bolos sekolah sambil mabuk-mabukan di Taman Maluku, Jalan Citarum, Bandung Wetan.

Para pelajar tersebut kedapatan bolos sekolah oleh Tim Mojang Satgas Linmas yang sedang berpatroli di area Taman Maluku.

"Pada saat Mojang Satgas Linmas berpatroli didapati para pelajar sedang berkumpul pada jam sekolah dan didapati sedang mengkonsumsi minuman beralkohol di Taman Inklusi (Taman Maluku)," tulis akun Instagram @satpolppbdg, Jumat (4/11).

Alhasil Tim Mojang pun menggiring para pelajar itu ke kantor Satpol PP Kota Bandung untuk pendataan dan mendapatkan pembinaan juga pengarahan.

"Setelah diberikan pembinaan dan pengarahan, selanjutnya diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut," ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, kejadian berlangsung pada Kamis, 3 November kemarin pukul 10.00 WIB.

"Kamis tanggal 3 November jam 10-an. Kan emang ada kegiatan rutin, Mojang Satlinmas, datang ke tempat-tempat yang memang menjadi agenda untuk dilakukan pengawasan dan pengendalian," ucap Rasdian saat dihubungi kumparan.

Awalnya, Tim Mojang curiga para pelajar itu nongkrong di taman saat jam belajar mengajar masih berlangsung.

"Ada berapa orang itu, kalau gak salah lima orang. Akhirnya karena di situ curiga, karena kan jam sekolah," ucap Rasdian.

Satpol PP Kota Bandung temukan beberapa pelajar di taman saat sedang mabuk-mabukan. Foto: Instagram/@satpolppbdg

Tim Mojang, ungkap Rasdian, telah menyita sejumlah barang bukti, dua di antaranya minuman anggur merah dan intisari.

"Di situ ada barang buktinya: ada anggur merah dan satu lagi campurannya yang sudah habis," ungkap Rasdian.

Rasdian mengungkap terdata lima pelajar: 3 perempuan dan 2 laki-laki. Satu pelajar terdata sebagai peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Cileunyi, Kabupaten Bandung.

"Dihadirkan itu pihak sekolah sama orang tuanya biar tahu. Anak-anaknya dari SMK, ada juga dari SMP di Cileunyi, Kabupaten Bandung didatanya," ucap Rasdian.

Rasdian mengatakan pihaknya rutin melakukan sidak ke tempat-tempat rawan pelajar bolos seperti mall, bioskop, hingga taman-taman di Kota Bandung.

"Artinya, kita mau membantu pengawasan terhadap anak-anak di luar jam sekolah. Seperti di mall, bioskop, termasuk taman-taman publik fasilitas itu," ujar Rasdian..

Hingga akhir tahun nanti, ujar Rasdian, Satpol PP Kota Bandung akan melakukan penertiban reklame, penjangkauan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), dan penertiban pedagang kaki lima (PKL).

"Yang akan kita tegakkan sampai akhir tahun. Satu penertiban papan reklame, satu penjangkauan PMKS, satu lagi penertiban PKL," ujar Rasdian.

Laporan: Arif Syamsul Ma'arif

embed from external kumparan