Pelaku Pelecehan Seksual di Cipondoh Iseng, Dibebaskan karena Alasan Kemanusiaan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelecehan seksual Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelecehan seksual Foto: Shutterstock

Kasus pelecehan seksual terjadi di Cipondoh, Kota Tangerang. Pelaku berinisial IR (25) menyentuh bagian paha dalam korban berinisial FR. Aksinya itu ia lakukan dari atas motor dengan memepet motor korban.

Korban sempat mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran itupun terekam video dan viral di media sosial.

Menanggapi hal itu Polsek Cipondoh bergerak cepat mengusutnya meskipun korban belum melapor ke polisi. Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom mengatakan peristiwa terjadi pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

embed from external kumparan

"Video viral di sosial media hari Minggu malam Senin. Ketika polisi melihat video viral tersebut langsung upaya cepat tanggap Senin pagi pelaku diamankan di rumahnya," kata Maulana saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).

Maulana mengatakan saat diamankan polisi pelaku mengakui perbuatannya. Menurutnya itu perbuatan yang pertama.

"Iseng pengakuannya. Keterangan baru satu kali," kata Maulana.

Polisi telah meminta agar korban membuat laporan ke polisi agar pelaku bisa dijerat pidana. Namun, korban berbaik hati ingin menyelesaikan secara kekeluargaan karena alasan kemanusiaan.

instagram embed

"Pertimbangan pelapor tersangka ada istri yang sedang hamil 8 bulan. Karena pertimbangan kemanusiaan akhirnya hanya dimediasi untuk buat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan dan meminta maaf," kata Maulana.

Maulana berharap pelaku tidak memanfaatkan kebaikan korban untuk mengulangi perbuatannya. Karena, kata Maulana, polisi akan bergerak cepat menangkap pelaku pelecehan seksual.

"Point terpenting adalah sigap atau quick respons-nya pihak kepolisian, Polsek Cipondoh menyikapi kasus Ini. Ke depan Ini pasti menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal seperti ini lagi," kata Maulana.