Pelaku Pengeroyokan Anggota Paspampres Lebih dari 3 Orang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Markas Komando Paspampres (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Markas Komando Paspampres (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)

Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus penusukan terhadap dua orang anggota Paspampres yang terjadi pada Senin (24/4). Komandan Paspampres Grup A, Kolonel Inf Muhammad Hasan, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku pengeroyokan lebih dari 3 orang.

"Yang menyeroyok lebih dari 3 orang dan baru tertangkap 1 orang. Infonya 3 lawan 1 tadinya," ujar Hasan ketika dihubungi kumparan (kumparan.com), Selasa (25/4).

Peristiwa penusukan tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, tak jauh dari Mako Paspampres. Dua anggota Paspampres yang ditusuk adalah Pratu Pasaribu dan Prada Fata Kudus. Keduanya merupakan anggota Batalyon Pengawalan dan Grup B Paspampres.

Hasan menjelaskan anggota Batalyon Pengawalan itu cekcok dengan pelaku. Saat itu, kata Hasan, anggota Paspampres tersebut dikeroyok oleh 3 orang. "Lalu temannya yang anggota Grup B lewat mau menolong, tapi ditolong oleh pelaku yang lain," ujar Hasan.

Hasan mengatakan salah seorang pelaku penusukan sudah tertangkap di puskesmas, di Jalan Tanah Abang V. Pelaku adalah penjual nasi bebek yang berjualan di sekitar kawasan Petojo, Jakarta Pusat.

"Pelaku penusukan telah tertangkap di Jalan Tanah Abang 5. Di puskesmas, ketika pelaku sedang mengobati luka robek di pelipis kepala," ujarnya.

Baca juga:

Polisi Tangkap Penusuk 2 Anggota Paspampres di Tanah Abang

Pelaku Penusuk Paspampres Penjual Nasi Bebek di Petojo

Polres Jakpus Periksa 5 Saksi Kasus Penusukan Paspampres