Pelaku Penyerangan Gereja Bedog Sempat Rusak Patung Yesus dan Maria

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Arena mimbar gereja berantakan (Foto: dok. Gereja Bedog)
zoom-in-whitePerbesar
Arena mimbar gereja berantakan (Foto: dok. Gereja Bedog)

Penyerangan gereja terjadi di Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog, Yogyakarta saat misa pagi, Minggu (11/2). Sambil membawa parang, seorang pria tak dikenal menyerang jemaat dan romo yang tengah beribadah.

Selain menyerang umat dan romo, pria tak dikenal tersebut juga merusak patung-patung yang berada di dalam gereja. Awalnya, pelaku menyerang korban bernama Martinus Parmadi Subiantoro. Kemudian pelaku berlari ke arah koor dan menyerang romo Prier serta anggota koor yang bertugas.

Kondisi Gereja Lidwina setelah adanya penyerangan (Foto: Dok. grup koor JCC)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Gereja Lidwina setelah adanya penyerangan (Foto: Dok. grup koor JCC)

Berdasarkan laporan polisi yang diterima pengurus gereja, pelaku kemudian mengayun-anyunkan parang dan merusak patung Yesus serta Bunda Maria yang berada di sisi kiri dan kanan altar. Akibat penyerangan tersebut, patung Yesus dan Bunda Maria putus. Tak hanya itu, pelaku juga merusak altar misa serta kursi dan bunga-bunga yang memenuhi altar.

Usai merusak patung, pelaku masih mengayun-ayunkan parangnya. Umat sudah meninggalkan gereja. Tapi, tampak beberapa orang hendak menangkap pelaku. Tapi, karena ia masih mengancam dengan mengayun-ayunkan parang, orang yang hendak menangkap pelaku tampak berjaga jarak.

Kondisi Gereja Lidwina yang diserang (Foto: Dok. Pengurus Gereja Lidwina Bedog)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Gereja Lidwina yang diserang (Foto: Dok. Pengurus Gereja Lidwina Bedog)

Lalu, anggota polisi, Aiptu Munir, mencoba bernegosiasi dengan pelaku untuk menyerahkan diri. Namun, ia malah menyerang petugas. Pelaku masih saja menyerang dan terpaksa anggota Polsek Gamping itu mengeluarkan tembakan dan mengenai perut pelaku.

Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum diketahui.