Pelat Motor & Spion Ditemukan di Lokasi Pencarian Mahasiswi IPB Terseret Banjir
ยทwaktu baca 2 menit

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Tagana, PMI, dan tim SAR masih terus mencari pengendara motor yang terseret arus banjir di Jalan Dadali, Selasa (11/10) sore.
Hingga Rabu (12/10) pukul 17.00 WIB, korban belum juga ditemukan.
Korban merupakan mahasiswi IPB semester 5 bernama Adzra Nabila (22), warga Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Pencarian hari ini dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi beberapa tim. Petugas membawa perlengkapan keamanan, rescue, dan evakuasi.
Tim pencari dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samson Purba.
"Hari ini kita kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap pengendara yang terseret arus air. Saat ini kita melakukan pencarian di beberapa titik lokasi dari titik awal di lokasi reruntuhan tembok dengan asumsi saat kejadian korban dan reruntuhan ini bersamaan," kata Teofilo di lokasi pencarian.
Pencarian awal dilakukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian di saluran air atau gorong-gorong yang mengalami longsoran. Lokasi gorong-gorong itu bermuara ke anak sungai yang mengalir ke Ciliwung.
Dengan menggunakan perlengkapan pemadam kebakaran dan pemecah batu, tim gabungan terus melakukan penyisiran.
Teo mengatakan, medan yang dihadapi petugas cukup menantang, yakni berupa terowongan saluran air, tebing yang longsor serta cuaca yang mulai mendung.
"Kita juga melakukan pencarian secara manual dengan menyusuri saluran air hingga ke Teplan, Ciliwung, kemudian ada juga yang di jembatan Situ Duit dan ada yang di jalan baru hingga ke Graha Grande. Kita juga ada penyelaman ke arah sana di beberapa titik," jelasnya.
Hingga sore ini petugas belum menemukan pengendara dan sepeda motornya. Namun di lokasi, petugas sudah menemukan beberapa perlengkapan motor milik pengendara, seperti pelat nopol F 5137 FHM.
"Kemarin sudah ditemukan pelat nomor motor dan hari ini ditemukan spion motornya. Motor dan pengendaranya belum ditemukan, kita tetap berharap bisa segera ditemukan. Dan kita juga sudah memasang jaring," ujar Teo.
Operasi SAR ini, kata Teo, berpacu dengan waktu. Mengingat saat ini cuaca kembali mendung.
Teo juga mengungkapkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban.
