Pemakaman di Desa Sindang Jaya Cianjur Longsor, 10 Jenazah Terbawa Keluar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puluhan makam di Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas, Cianjur, terbawa longsor. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Puluhan makam di Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas, Cianjur, terbawa longsor. Foto: Dok. Istimewa

Puluhan jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas RT 05 RW 03, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terbawa longsor. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (16/7).

Sebanyak 10 jenazah itu terbawa longsor setelah area pemakaman itu diguyur hujan deras sejak Jumat (15/7).

Kepala Desa Sindangjaya, Deden Muhamad Syahir Fauzi, menduga hujan deras dalam kurun waktu yang lama itulah yang menyebabkan tanah di pemakaman longsor. Akibatnya puluhan makam dan jenazahnya ambrol terbawa longsoran material tanah.

Puluhan makam di Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas, Cianjur, terbawa longsor. Foto: Dok. Istimewa

"Terdata ada 10 makam yang jenazahnya terbawa ambrol setelah TPT setinggi 50 meter longsor tergerus air," kata Deden kepada wartawan.

Deden menyebut dari 10 jenazah yang terbawa ambrol, delapan di antaranya berhasil ditemukan. Dua jenazah lainnya masih dalam proses pencarian.

"Baru delapan jenazah yang berhasil diketemukan dan sudah kembali dikafani oleh petugas bersama pihak keluarga. Petugas masih mencari dua jenazah lagi," jelasnya.

Puluhan makam di Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jolok Atas, Cianjur, terbawa longsor. Foto: Dok. Istimewa

Proses evakuasi jenazah dan tanah longsor dihentikan sementara pada Sabtu (16/7) sore karena lokasi masih diguyur hujan. Pencarian dan evakuasi akan kembali dilakukan Minggu (17/7).

"Jenazah yang berhasil diketemukan kembali dimakamkan di area yang lebih aman. Kita juga sudah berkoordinasi dengan BPBD terkait penanganan bencana ini," pungkasnya.