Pembina Santri Tenggelam di Sungai Cianteun, SAR Lakukan Pencarian

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pencarian pembina santri yang tenggelam di Sungai Cianteun, Bogor. Foto: Dok. Basarnas
zoom-in-whitePerbesar
Pencarian pembina santri yang tenggelam di Sungai Cianteun, Bogor. Foto: Dok. Basarnas

Seorang pembina santri bernama Shidqie Giantino (19) tenggelam di sungai Cianteun, Cibungbulan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/12) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta sekaligus sebagai SMC (SAR Mission Coordinator) Hendra Sudirman mengatakan Shidqie tenggelam saat mandi setelah menggelar kegiatan outbound. Shidqie merupakan pembina santri di Sekolah Cendikia Baznas.

"Korban terpeleset ke area sungai yang dalam dan tenggelam. Korban sempat ditolong oleh rekannya tetapi akhirnya kembali terlepas," kata Hendra dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/12).

kumparan post embed

Setelah seharian dilakukan pencarian, korban tak kunjung ditemukan. Hendra mengatakan pagi ini pihaknya kembali melakukan pencarian.

"Memasuki hari kedua, pencarian ini melibatkan sekitar100 personel SAR gabungan," ucap Hendra.

Ia menjelaskan pihaknya akan membagi area pencarian menjadi tiga dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan pemantauan secara visual melalui jalur darat hingga radius 3 KM dari lokasi kejadian. Sementara SRU kedua melakukan penyelaman kemudian juga melakukan pemasangan jaring penghalang dan jangkar di sekitar lokasi kejadian.

"Sedangkan SRU ketiga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Cianteun menggunakan rafting boat hingga sejauh 3 KM dari lokasi kejadian," jelas Hendra.

Pencarian pembina santri yang tenggelam di Sungai Cianteun, Bogor. Foto: Dok. Basarnas

"Kita akan terus optimalkan pencarian terhadap korban dengan memanfaatkan unsur dan juga sarana yang ada di lapangan dan tentunya kita juga berdoa semoga hari ini korban segera bisa kita temukan," tambahnya.

Hendra menuturkan, operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur mulai dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Kab Bogor, Polsek Cibungbulan, Damkar Kabupaten Bogor, Baznaz, Rapi Bogor, Polmas Bogor Raya, Rapi Ciawi, Pandawa ICT, Koramil Cibungbulan, PMI Leuwiliang, CRV, Linmas, Aligator, Tagana Kab Bogor, JKU, dan Ideru.