Pembunuh Mayat Perempuan Bertato 'Fuck my Life' Masih Misterius

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menunjukkan tato yang di tubuh mayat wanita yang ditemukan di Lembang, Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menunjukkan tato yang di tubuh mayat wanita yang ditemukan di Lembang, Foto: Dok. Istimewa

Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan mayat perempuan bertato 'Fuck my Life' yang belakangan diketahui bernama Intan atau dikenal dengan nama Anjani Bee. Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro memastikan, hingga kini polisi belum menangkap pembunuh Anjani.

"Belum (ditangkap)" kata Yohannes melalui pesan singkat, Senin (9/3).

Petugas menunjukkan tato yang di tubuh mayat wanita yang ditemukan di Lembang, Foto: Dok. Istimewa

Yohannes menambahkan, polisi juga belum dapat memastikan pelaku merupakan orang terdekat Anjani. Diketahui, sejauh ini polisi telah memintai keterangan dari 12 orang saksi untuk mengungkap perkara tersebut. Saksi yang dimintai keterangan termasuk pihak hotel yang lokasinya berdekatan dengan jenazah Anjani saat ditemukan.

"Belum ada (dugaan dibunuh orang terdekat)," ucap dia.

Petugas menunjukkan tato yang di tubuh mayat wanita yang ditemukan di Lembang, Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, polisi telah memastikan Anjani yang ditemukan di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat merupakan korban pembunuhan, sebab terdapat sejumlah luka di tubuh korban.

Dari foto korban yang diterima kumparan, terlihat adanya tato pada bagian tubuh Anjani. Pada bagian lengan kiri, tato bertuliskan kata 'Fuck My Life' sedangkan di bagian kanan terdapat tato dengan gambar burung hantu. Selain itu ada tato tokoh Stich dalam film anime Lilo and Stich. Diperkirakan, Anjani masih berusia di bawah 20 tahun.

Ilustrasi pembunuhan. Foto: Pixabay