Pembunuh Wanita di Apartemen Kebagusan City Seorang Pria Panggilan

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi tangkap pelaku pembunuhan di apartement kebagusan. (Foto: Dok. Polres Jaksel)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi tangkap pelaku pembunuhan di apartement kebagusan. (Foto: Dok. Polres Jaksel)

Polisi telah menangkap pembunuh Sisca Icun Sulastri (SIS), seorang perempuan yang ditemukan tewas dengan luka tusukan di sebuah unit di Tower A Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelaku pembunuhan ternyata seorang petugas cleaning service di sebuah kantor.

Pelaku diketahui bernama Hidayat dan ditangkap di kediamannya di Jalan Poncol, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/12). Berdasarkan pengakuan Hidayat, sebelum melakukan pembunuhan, dia telah janjian dengan korban melalui aplikasi chatting untuk berkencan. Hidayat diminta melayani korban.

“Pada hari Minggu (16/12) pelaku dan korban janjian untuk kencan di tempat dan lokasi kejadian melalui aplikasi chatting. Korban sejak pagi hari menghubungi pelaku melalui aplikasi tersebut dan meminta pelaku untuk menemani korban dan menjanjikan uang Rp 2.000.000,” ucap Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/12).

Olah TKP di Apartemen Kebagusan City. (Foto: Dok. Polres Jakarta Selatan)
zoom-in-whitePerbesar
Olah TKP di Apartemen Kebagusan City. (Foto: Dok. Polres Jakarta Selatan)

Akhirnya, Hidayat pun mendatangi korban pada sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah berjumpa dengan SIS, Hidayat langsung menagih uang yang dijanjikan padanya. Permintaan Hidayat ditolak SIS, karena mereka belum berkencan. Hingga terjadilah perdebatan yang berujung perkelahian.

“Pelaku mengambil pisau di dekat TV untuk mengancam korban, sehingga korban dan pelaku terlibat perkelahian, berebut pisau hingga baju korban lepas. Korban kemudian ditusuk di ulu hati, kemudian di pinggang kanan. Korban ditusuk dua kali,” terang Sinjaya.

Karena SIS masih sempat berteriak, Hidayat pun menusuk nadi lengan kiri korban. Setelah SIS terdiam, Hidayat kabur dengan membawa beberapa barang korban berupa dompet, 2 buah handphone korban, dan sebilah pisau.

“Saat ini masih dilakukan pencarian barang bukti yang dibawa korban,” kata Sinjaya.