Pembunuhan 1 Keluarga di Indramayu: Barang Bukti Mobil hingga Uang Disita

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar. Foto: kumparan

Polres Indramayu mengamankan sejumlah barang bukti kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu, Jawa Barat. Korban satu keluarga itu berjumlah 5 orang, jasadnya dikubur di dalam satu lubang di belakang rumah.

‎“Barang bukti yang saat ini kami amankan di antaranya kendaraan milik korban ada tiga unit. Kemudian pakaian-pakaian milik korban yang kami ambil dari hasil autopsi, seprei, dan juga beberapa barang-barang lain,” kata ‎Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, kepada wartawan, Senin (8/9).

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah uang sisa milik korban yang masih berada di tangan pelaku.

Dua terduga pelaku diamankan di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Senin (8/9) pukul 03.00 WIB. Saat ini keduanya masih diperiksa intensif di Polres Indramayu.

Modus Didalami

Soal modus serta motif pembunuhan satu keluarga ini, kata Arwin, mengatakan masih didalami.

‎“Terkait modus dan motifnya akan kami sampaikan kembali setelah pemeriksaan lebih lanjut,” kata Arwin.

Salah satu korban adalah Budi, mantan pegawai bank swasta, anak dari Sahroni, pemilik rumah.

Pelaku kenal dengan Budi karena pernah bekerja di bank. “Hubungan antara pelaku dan korban itu hanya sebatas pernah bekerja bersama di bank. Mereka juga saling kenal secara pribadi,” ujar Arwin.

kumparan post embed
Mobil sedan biru diduga milik lima korban tewas sekeluarga di Indramayu saat ini sudah diamankan di Mapolres Indramayu, Kamis (4/9/2025). Foto: kumparan

Awal Mula Kasus

Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga Indramayu setelah lima jasad sekeluarga ditemukan terkubur dalam satu liang di rumahnya, Senin (1/9).

Korban terdiri dari seorang kakek, pasangan suami istri, serta dua anak perempuan: pelajar kelas 1 SD dan bayi berusia 8 bulan.‎ Kelimanya dikubur dalam satu lubang di belakang rumah mereka.

Berikut identitas korban:

  1. H. Sahroni bin almarhum H. Toyib (75), pensiunan bank BUMN sekaligus pemilik rumah.

  2. ‎Budi (45), anak pertama Sahroni, berprofesi sebagai wiraswasta.

  3. ‎Euis (40), istri Budi, ibu rumah tangga.

  4. ‎Ratu (6), anak pertama pasangan Budi dan Euis.

  5. ‎Bela (8 bulan), anak kedua pasangan Budi dan Euis.