Pembunuhan Perempuan di Cisauk: Korban Pingsan Dibekap Jaket lalu Diperkosa
ยทwaktu baca 2 menit

Peringatan Konten: Berita ini mengandung deskripsi kekerasan yang mungkin mengganggu.
--
Tiga tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan perempuan berusia 22 tahun di Cisauk, Kabupaten Tangerang, menjalani rangkaian rekonstruksi, Selasa (22/7) yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Selatan.
Rekonstruksi dimulai saat pelaku utama Rafli Ramana Putra yang merupakan mantan pacar korban mengatakan akan membayar utang Rp 1,1 juta. Rafli meminta korban datang ke rumahnya tanggal 7 Juli 2025.
Dalam adegan 3 itu, Rafli sudah memiliki niat untuk menghabisi nyawa korban dengan motif sakit hati karena ditagih utang via status WA dan akan menguasai barang korban.
Kemudian, adegan dilanjutkan saat pelaku meminta dua pelaku lainnya Ibra Firdaus dan AP (anak berhadapan hukum) untuk membantunya membalaskan rasa sakit hati tersebut pada korban.
Hingga pada adegan 14, korban tiba di kediaman pelaku dengan menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 6799 JKD.
Pada adegan 18A, korban yang sudah tiba di kediaman pelaku, enggan masuk ke dalam rumah, sampai akhirnya tangan korban ditarik oleh pelaku utama dan masuk ke dalam rumah.
Di sana, terjadi percakapan antara korban dan pelaku utama hingga akhirnya pelaku mengetahui korban dalam kondisi hamil dengan pacarnya yang baru.
Adegan 24B, pelaku melihat korban meninggalkan rumah, namun pelaku langsung menaiki motor korban dan duduk di bagian penumpang.
Adegan 25 sampai dengan 31, dijabarkan korban yang tidak sadarkan diri usai dibekap pelaku selama 2 sampai 5 menit. Korban sempat dijatuhkan dari motor dan dibekap menggunakan jaket berwarna hitam yang dibawa pelaku.
"Setelahnya, korban dibawa ke lorong samping rumah oleh tiga pelaku," kata tim identifikasi Polda Metro Jaya.
Adegan 37 hingga 46, korban diperkosa oleh tiga pelaku di lorong tersebut.
"Selanjutnya korban dibawa ketiga pelaku dengan cara digotong ke semak-semak yang ada di samping rumah, dengan membawa obeng dan pisau untuk menghilangkan nyawa korban," ungkapnya.
Rekonstruksi lalu dilanjutkan ke kawasan semak-semak tempat korban dibunuh dan tangannya diborgol.
