Pemerintah Apresiasi Umat Nasrani: Tetap di Rumah Saat Ibadah Jumat Agung

Juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, mengucapkan terima kasih kepada umat Nasrani yang tetap melaksanakan ibadah Jumat Agung di rumahnya masing-masing.
Pelaksanaan ibadah di rumah dilakukan sebagai upaya menjaga jarak (physical distancing) untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.
"Terima kasih kepada umat Nasrani bahwa pada hari ini sudah diawali rangkaian perayaan Paskah, diawali Jumat Agung dan seterusnya yang dilaksanakan kediaman masing-masing," tutur Yuri di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (10/4).
Yuri turut menyampaikan apresiasi atas komitmen para umat Nasrani yang tetap menjalankan ibadah di rumah. Terutama mereka yang tinggal di Jakarta, karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah mulai berlaku hari ini.
"Ini sebagai suatu bentuk nyata dari upaya kita bersama untuk melaksanakan physical distancing. Dan warga di DKI Jakarta, ini upaya nyata untuk kemudian melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar," tutur dia.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh masyarakat khususnya di DKI Jakarta untuk lebih kuat dan tegas lagi dalam menjalankan upaya physical distancing. Sehingga, secara bersama dapat memutus rantai penularan virus corona di Indonesia.
Wabah virus corona yang mendunia ini membuat perayaan Jumat Agung banyak dilakukan secara online. Prosesi Jumat Agung dilaksanakan di hari kedua menjelang Paskah mengenang kematian Yesus Kristus.
Hingga Jumat (10/4) pukul 12.00 WIB, total pasien positif corona di Indonesia mencapai 3.512 orang. Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah menjadi 282 pasien. Namun, ada penambahan 26 pasien positif corona yang meninggal, sehingga total pasien meninggal mencapai 306 orang.
=====
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
