Pemerintah Bakal Kaji Ulang soal MBG untuk Sekolah Elite

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa membawa ompreng paket Makan Begizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (16/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Siswa membawa ompreng paket Makan Begizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (16/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Pemerintah akan melakukan refocusing atau penataan ulang terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, sekolah-sekolah elite yang mendapat program MBG akan dikaji ulang.

Adapun langkah tersebut, menurut Menko Pangan Zulkifli Hasan, dilakukan agar penerima manfaat program MBG lebih tepat.

“Kita perlu refocusing agar penerima manfaat ini tepat. Misalnya sekolah-sekolah yang bagus Ini akan dilakukan dalam satu bulan ini (penataan), sekolah-sekolah yang elite memang enggak memerlukan Makan Bergizi ya tentu nanti akan dilihat,” kata sosok yang akrab disapa Zulhas itu usai rapat mengenai MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta pada Kamis (11/6).

Adapun nantinya, program MBG akan memprioritaskan penerima manfaat yang seharusnya mendapat manfaat namun mengalami keterlambatan penerimaan.

“Yang memerlukan belum dapat tapi yang enggak perlu dapat ini akan ditata lebih lanjut. Karena kita akan fokus kepada yang terlambat, ini sangat terlambat,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kanan) saat di SMA N 1 Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4). Foto: Panji/kumparan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta program MBG untuk ditata ulang, termasuk anggaran diefisiensikan dan penyalurannya tepat sasaran. Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan usai dipanggil Prabowo dalam rapat di Istana, Jakarta, Rabu (9/6).

Ketua DEN, Luhut Binsar Panjaitan, menilai MBG merupakan program yang sangat baik. Namun, menurutnya pelaksanaan program tersebut masih perlu ditata dan dikelola dengan lebih rapi.

“Dari tadi Presiden sudah memberikan arahan, kita akan bantu dari Dewan Ekonomi untuk menata pelaksanaannya sehingga jauh menjadi lebih bagus dari Dewan Ekonomi,” kata Luhut kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Luhut menjelaskan pengelolaan anggaran saat ini pada dasarnya sudah cukup efisien. Meski demikian, ia meyakini efisiensi dapat semakin ditingkatkan apabila seluruh program dan belanja negara lebih tepat sasaran, termasuk anggaran program MBG.

“Tadi kami juga minta presiden, Dewan Ekonomi melakukan monitoring dan evaluasi dan melaporkan pada presiden. Ini kita lakukan berkala seperti tadi kita survei yang kita lakukan itu,” ucap Luhut.

Reporter: Argya Maheswara