Pemerintah Buka Kantor di Natuna Selama WNI dari Wuhan Diobservasi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menlu Retno Marsudi (kedua kanan) bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju menggelar konpers kepulangan WNI dari China di Bandara Halim Perdanakusumah. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menlu Retno Marsudi (kedua kanan) bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju menggelar konpers kepulangan WNI dari China di Bandara Halim Perdanakusumah. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Sejumlah menteri terkait penanganan evakuasi WNI dari Wuhan ke Tanah Air menggelar rapat dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Setelah 238 WNI dipulangkan di Lanud Raden Sadjad, Kepulauan Natuna, Kepri, terkait wabah virus corona, mereka langsung menjalani observasi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, proses observasi akan dipantau ketat oleh pemerintah. Bahkan, pemerintah akan membangun kantor sementara agar dapat memantau langsung proses observasi.

Petugas berpelukan saat akan menyambut WNI dari Wuhan di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). Foto: Dok. Kemlu

"Menteri Kesehatan bersama dengan tim akan membuka kantor di Natuna. Dan juru bicara dari Menteri Kesehatan dari waktu ke waktu akan menyampaikan update perkembangan," kata Retno usai rapat terbatas dengan Jokowi di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (2/2).

Menlu Retno Marsudi (tengah) bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju menggelar konpers kepulangan WNI dari China di Bandara Halim Perdanakusumah. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan

Rapat dihadiri juga oleh Menko PMK Muhadjir Efendi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkumham Yasonna Laoly, dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.

Retno mengatakan, total 243 orang yang mendarat dari Wuhan dan langsung menjalani observasi di Natuna. 238 orang merupakan WNI yang tinggal di sana, kemudian 5 orang tim aju atau tim advance yang sudah tiba lebih dulu di Wuhan untuk mempersiapkan segala hal untuk keperluan evakuasi.

WNI dari Wuhan disemprot disinfektan saat menuruni pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). Foto: Dok. Kemlu

"Mereka akan melalui masa observasi selama 14 hari. Masa observasi ini juga akan dilakukan oleh 42 tim penjemput WNI dari Wuhan. Sehingga total orang yang akan menjalankan observasi adalah 285," jelas dia.

"Sampai saat ini alhamdulilah mereka dalam kondisi sehat," ucap dia.