Pemerintah Genjot Vaksinasi Corona Lengkap 70% demi Ramadhan yang Lebih 'Bebas'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menyambut bulan suci Ramadhan Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyambut bulan suci Ramadhan Foto: Shutter Stock

Pemerintah terus menjalankan percepatan vaksinasi guna menekan angka konfirmasi COVID-19. Juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengharapkan penerapan 3T dan 3M terus dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia agar pandemi cepat terselesaikan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh warga untuk segera melengkapi vaksinasi COVID-19 penuh.

"Yang menjadi kunci adalah melakukan percepatan vaksinasi baik vaksinasi booster maupun vaksinasi primer yang harus kita selesaikan segera mungkin," kata Siti Nadia Tarmizi dalam jumpa pers virtual, Selasa (1/3).

Selain itu, Nadia mengungkapkan tujuan percepatan vaksinasi ini salah satunya adalah untuk menyambut bulan Ramadhan April mendatang. Tentu masyarakat ingin beribadah dan menjalani Ramadhan dengan pelaksanaan yang normal tanpa pengetatan atau pembatasan masyarakat.

Untuk dapat terealisasikan, kata dia, capaian vaksinasi lengkap (2 dosis) secara nasional harus berada di angka 70%. Saat ini sudah 79 persen, tapi vaksinasi lansianya belum maksimal, baru 54 persen.

Padahal mereka ini kelompok paling rentan apabila terpapar. Untuk itu vaksinasi ke mereka terus digenjot.

"Kita ketahui dan kita harus bisa mencapai angka 70% sebelum kita memasuki bulan Ramadhan berharap supaya di bulan Ramadhan tahun ini kita bisa melakukan aktivitas yang pernah kita lakukan (tanpa pengetatan)," ungkapnya.

Reporter: Rachel Koinonia