Kapal Pesiar yang Rusak Terumbu Karang di Raja Ampat Terancam Hukuman

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kerusakan terumbu karang Pulau Kri. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)
zoom-in-whitePerbesar
Kerusakan terumbu karang Pulau Kri. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mengadakan rapat terkait rusaknya terumbu karang oleh kapal pesiar Caledonian Sky di Raja Ampat, Papua. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan pihaknya telah mengirimkan tim ke lapangan untuk menyelidiki kerusakan tersebut.

"Sudah rapat tingkat eselon I di Kemenko Maritim, kami sedang pelajari karena kapalnya sudah lepas, sudah jalan ke Filipina. Jadi Kemenko Maritim juga sudah mengirimkan tim ke lapangan," ujar Siti di Instana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

Tim dari Kemenko Maritim akan menyelam ke dasar laut untuk menyelidiki sejauh mana kerusakan terumbu karang yang diakibatkan kapal pesiar tersebut.

"Kalau enggak nanti tengah malam atau besok pagi-pagi menyelam untuk mengecek. Karena yang kami persiapkan dari KLHK adalah kerusakan," jelas Siti.

Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)

"Kami sudah dapat informasi kapalnya apa, agennya siapa dan lain-lain. Ada tim Gakkum yang mengecek bagian-bagian administrasi tersebut dan ada tim dari pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, itu yang akan meneliti di lapangan, apa yang rusak, berapa nilainya dan sebagainya," sambungnya.

Siti mengatakan kapal pesiar ini nantinya akan diberi sanksi berupa penggantian akibat rusaknya biota laut. Tak hanya itu, ada kemungkinan mereka akan dijerat UU pidana.

"Kalau itu biasanya penggantian lingkungan saja. Tapi ini karena merusak dan sebagainya, memang indikasi unsur pidananya ada, tapi nanti kita pelajari dulu saja," ucap Siti.

Siti juga belum mengetahui persis berapa banyak kerugian yang harus diganti pihak kapal pesiar ini. "Belum tahu persis. Nanti saja kalau sudah ada progress. Sebetulnya itu bukan hanya luasnya, tapi kita harus betul-betul lihat nilai kekayaan alamnya," kata dia.

Rusaknya terumbu karang di Raja Ampat oleh kapal pesiar tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook Norm Van't Hoff . Dalam foto-foto yang diposting di akun Facebook pribadinya tersebut, tampak sejumlah terumbu karang di Pulau Kri, Raja Ampat, memutih karena rusak.

Kondisi terumbu karang di Pulau Kri. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi terumbu karang di Pulau Kri. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)

Terumbu karang memutih dan rusak. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)
zoom-in-whitePerbesar
Terumbu karang memutih dan rusak. (Foto: Facebook: Norm Van't Hoff)