Pemerintahan Trump Setuju Jual 500 Rudal Patriot ke Ukraina

Pemerintahan Presiden Donald Trump memberikan lampu hijau terkait penjualan 500 rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) ke Ukraina. Pihak kepresidenan Ukraina menyebut pengiriman ratusan rudal tersebut akan memakan waktu bertahun-tahun.
Setelah mendapat persetujuan pemerintah, Kongres AS akan meninjau terlebih dahulu rencana penjualan tersebut sebelum pengiriman dilakukan. Kesepakatan penjualan ini terwujud setelah Ukraina mengeluhkan minimnya pasokan rudal untuk menghadapi perang dengan Rusia.
"Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan Ukraina dalam menghadapi ancaman saat ini maupun di masa depan, dengan cara memperbaiki kapabilitas pertahanan udara dan rudal terpadunya," ungkap Kementerian Luar Negeri AS pada Jumat (30/10), seperti dikutip dari AFP.
Kemlu AS tidak membeberkan perkiraan waktu pengiriman rudal ke Ukraina.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memastikan bahwa meski telah disetujui, pengiriman rudal tersebut masih membutuhkan waktu bertahun-tahun. Padahal, Ukraina masih terus menghadapi ancaman serangan Rusia.
"Kami meminta mitra-mitra Amerika kami untuk mencari solusi bagi saat di mana terdapat bahaya nyata dan kebutuhan nyata untuk menggunakan pencegat PAC-3," ujar Zelensky, merujuk pada sistem persenjataan tersebut.
Rudal Patriot menjadi harapan bagi Ukraina untuk mencegah serangan drone dan rudal-rudal Rusia.
