Pemilik dan Guru Ponpes di Jakarta Timur Diduga Cabuli Santrinya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pencabulan. Foto: Tinnakorn jorruang/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencabulan. Foto: Tinnakorn jorruang/Shutterstock

Lima santri Pondok Pesantren di Duren Sawit, Jakarta Timur, diduga menjadi korban pencabulan. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, pelaku diduga berjumlah dua orang.

Salah satu pelaku ialah pemilik ponpes tersebut. Ia masih buron.

"Karena dia menghilang, kita sudah mengejar, dalam pengejaran kita," kata Nicolas saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Sementara satu pelaku lainnya ialah guru di ponpes tersebut. Ia sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang guru sudah sebagai tersangka dan ditahan," ujarnya.

Polisi menerima dua laporan terkait pencabulan itu. Penyidikan masih dilakukan terkait kasus ini.

"Korbannya ada 5, jadi 3 orang korban untuk satu tersangka, dan 2 orang korban untuk satu tersangka. Jadi 2 laporan polisi," tutur Nicolas.

Nicolas belum menjelaskan detail kasus pencabulan tersebut. Namun ia memastikan seluruh korbannya pria.

"Bukan sodomi tapi pencabulan," ujarnya.