Pemilik Lamborghini di Sleman Maafkan Sopir Gran Max yang Menabrak Mobilnya

Sebuah mobil Lamborghini Gallardo diseruduk dari belakang oleh Daihatsu Gran Max di lampu lalu lintas Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Rabu (14/10). Pemilik Lamborghini memilih maafkan pengemudi Gran Max.
Mobil Lamborghini tersebut dikemudikan oleh seorang perempuan bernama Pina Anis.
"Saya berhenti di lampu merah. Jadi kan ngantre di lampu merah, tiba-tiba saya diseruduk dari belakang," kata Pina.
Pina mengatakan mengaku saat itu mobilnya sedang macet. Dia masih berusaha menyalakan mobilnya. Namun, saat itu posisi lampu lalu lintas masih merah.
"Mobil saya macet kan, saya berusaha buat nyalain, tiba-tiba diseruduk dari belakang. Tapi kondisi sudah merah lampunya," katanya.
Tabrakan itu membuat sedikit lecet bagian belakang mobilnya. Menurut Pina kondisi kerusakan tidak terlalu parah.
"Enggak terlalu parah. Cuma lecet aja sih, nanti bisa dibenerin," katanya.
Maafkan Pengemudi Gran Max
Pina mengatakan dirinya memaafkan pengemudi Gran Max. Kasus kecelakaan ini pun langsung selesai di tempat.
"Sudah saya suruh lanjut orangnya," katanya.
Secara fisik, Pina pun mengaku tidak mengalami sakit akibat kecelakaan ini. Mobil kemudian di-towing untuk diperbaiki.
"Kalau tabrakannya enggak apa-apa sih, cuma saya enggak tahu ini gear-nya itu kan baru mau dibenerin kan, lagi nunggu sparepart," katanya.
