Pemkot Semarang Perpanjang PKM hingga 8 Juli, tapi Pariwisata Diperlonggar

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cegah sebaran Corona, Satlantas Polrestabes Semarang dan Dishub Kota Semarang tutup 5 ruas jalan protokol di tengah Kota Semarang mulai Minggu (29/3) . Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cegah sebaran Corona, Satlantas Polrestabes Semarang dan Dishub Kota Semarang tutup 5 ruas jalan protokol di tengah Kota Semarang mulai Minggu (29/3) . Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Pemerintah Kota Semarang kembali memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) selama dua minggu. Meski begitu, akan ada pelonggaran di sektor pariwisata.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan keputusan tersebut berdasarkan rapat bersama dengan Forkopimda. Menurutnya, PKM periode ketiga yang akan berakhir Minggu (21/6) besok, akan diperpanjang hingga 8 Juli mendatang.

“Besok sudah 21 Juni, maka rapat tadi fokuskan PKM diperpanjang 14 hari ke depan agar Patroli tentang SOP kesehatan tetap berjalan," ujar pria yang akrab disapa Hendi itu di kompleks Kantor Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/6).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di kantornya. Foto: Afiati Tsalitsati/Kumparan

Namun Hendi menyebut pada PKM periode keempat nanti ada kelonggaran pada sejumlah sektor, seperti sektor pariwisata. Menurut Hendi, sejumlah destinasi wisata, terutama yang di bawah naungan Pemkot Semarang, seperti Semarang Zoo dan Goa Kreo akan kembali dibuka.

Namun, Hendi memastikan sejumlah destinasi wisata itu harus menerapkan protokol kesehatan, termasuk pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari biasanya.

"Misal Goa Kreo kapasitas sampai berapa? 800 orang, berarti kalau sudah 400 orang disetop," tegasnya.

Suasana hari Pertama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Sedangkan tempat wisata yang tanpa tiket masuk, seperti Kota Lama akan dijaga ketat dengan dibantu TNI-Polri.

"Kalau seperti Kota Lama ada tim patroli dari TNI dan Polri," kata Hendi.

Selain tempat wisata, Hendi mengatakan, tempat hiburan juga mulai dipertimbangkan untuk dibuka. Menurutnya, tempat karaoke keluarga akan diizinkan buka namun dengan protokol kesehatan. Sedangkan tempat karaoke lainnya disyaratkan tidak boleh ada pemandu lagunya (LC).

"Pokoknya harus sesuai PKM," tegas Hendi.

Ilustrasi kota lama Semarang Foto: Shutter Stock

Selain itu, Pemkot Semarang juga memperlonggar jam operasional PKL dan restoran atau tempat makan, yang boleh buka hingga pukul 22.00 WIB.

"Jam operasional PKL yang dibidang makanan atau restoran, mulai Senin bisa beroperasi sampai jam 22.00. Tentu saja dengan standar SOP kesehatan, harus jaga jarak, siapkan pengukur suhu, tempat cuci tangan," jelasnya.

Tak seperti daerah lainnya yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Pemkot Semarang menerapkan PKM sejak pertama kali diberlakukan pada 27 April. Hingga kini PKM sudah diperpanjang hingga tiga periode. Pada PKM periode ketiga lalu, Pemkot Semarang melonggarkan sektor olahraga dan tempat ibadah.

kumparan post embed

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

———————————————

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.