Pemkot Yogya Ancam Tutup Lesehan Malioboro yang 'Nuthuk' Harga

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.
 Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan curahan hati warganet soal mahalnya harga pecel lele di lesehan Malioboro, Yogyakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta pun turun tangan mencari pedagang yang dianggap nuthuk atau menaikkan harga dengan tak wajar ini.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, jika keluhan dari warganet itu benar maka pihaknya tidak segan-segan menutup warung itu selamanya.

"Sebab jika itu benar, makanya sanksinya jelas dan tegas, yaitu ditutup selamanya," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dikonfirmasi, Rabu (26/5).

"Kami pasti akan tindak tegas. Sudah kebijakan sejak awal, siapa pun yang menarik harga tidak sesuai ketentuan dan tidak normal harganya, maka sanksinya jelas. Saat itu juga ditutup dan tidak boleh jualan selamanya di Malioboro," tegasnya.

kumparan post embed

Menurut Heroe, pedagang dan komunitas di Malioboro sudah sepakat untuk menertibkan setiap anggota yang nuthuk harga.

"Sebab jika itu benar, oknum-oknum itulah yang merusak nama Malioboro dan Jogja," ujarnya.

Suasana Jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (1/1). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Dia meminta kepada wisatawan untuk tak segan-segan melaporkan peristiwa serupa ke petugas di Malioboro. Mulai dari Jogoboro hingga Satpol PP yang ada di Malioboro.

"Sehingga pemkot bisa langsung mengambil kebijakan saat itu juga," katanya.

Sebuah video warganet mengeluhkan harga pecel lele di kawasan Malioboro viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @cetul.22. Seorang wanita dalam video itu menyebut bahwa harga pecel lele yang baru dia beli tidak masuk akal.

"Hai semua sekarang aku di Jalan Malioboro di pinggiran ini banyak banget lesehan-lesehan yang menurut gue harganya di luar nalar," kata wanita di video tersebut

Dia menjelaskan bahwa harga pecel lele di situ mencapai Rp 20 ribu. Harga tersebut belum termasuk nasi dan lalapan.

"Lele Rp 20 ribu belum sama nasi. Misal nasi paling mahal Rp 7 ribu. Biasanya kita makan pecel lele sudah ada lalap ternyata kita pesen lalap nambah Rp 10 ribu lagi," ujarnya.