Pemkot Yogya Berencana Ganti 1.000 Bentor ke Mesin Listrik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ditemui di SDN Pujokusuman 1, Kota Yogyakarta, Selasa (7/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ditemui di SDN Pujokusuman 1, Kota Yogyakarta, Selasa (7/10/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pemkot Yogya berencana mengganti 1.000 becak motor ke mesin bertenaga listrik. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan akan mengusulkan alokasi anggaran senilai Rp 10 miliar untuk mewujudkan program ini.

"Kami mengusulkan kita anggarkan mudah-mudahan disetujui semua pihak," kata Hasto, kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (18/11).

"Kemarin usulannya saya 1.000 becak. Ya kurang lebih Rp 10 miliar (anggarannya). Kita belikan untuk mesin listrik," tuturnya.

Anggaran ini dapat bersumber dari APBD maupun Dana Keistimewaan.

"Bisa APBD sumbernya bisa Dana Istimewa dirembuk di tahun 2026 harapan saya," jelasnya.

Hasto membayangkan alangkah indahnya Yogyakarta masih memiliki becak tapi tanpa mesin bersuara keras, hanya pakai listrik saja.

"Nggak usah becak struktur baru. Becak yang ada saja mesinnya diturunkan ganti dengan listrik," bebernya.

1.000 mesin ini, menurut Hasto tentu belum mencakup semua bentor di Kota Yogyakarta.

"Mungkin belum (semua bentor). Tapi 1.000 kan sudah banyak. Bertahap," jelasnya.

Sebelumnya telah diterbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Yogyakarta Nomor 100.3.4/3744 Tahun 2025 per 31 Oktober 2025 yang melarang operasional angkutan penumpang roda tiga seperti becak motor dan bajaj daring.

SE untuk menjaga keaslian serta kelestarian transportasi tradisional Yogya yang jadi identitas budaya seperti becak kayuh dan andong.