Pemotor di Semarang Ditabrak Kereta saat Terobos Perlintasan, 1 Siswa SD Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock

Seorang siswa SD tewas tertabrak kereta api barang saat naik motor bersama pamannya di perlintasan sebidang Nomor 5 KM 1+5/6 petak jalan antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol, Senin (20/7) sekitar pukul 06.50 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung mengatakan, kecelakaan terjadi pada Senin (20/7) sekitar pukul 06.50 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi H 4050 AF yang ditumpangi seorang dewasa dan dua siswa SD hendak melintasi rel.

"Motor itu ditumpangi dua anak SD yang dibonceng pakdenya. Mereka hendak diantar ke sekolah. Saat akan menyeberang rel, datang kereta barang dari arah barat (Jakarta) menuju timur," ujar Untung.

Menurut Untung, pengendara motor diduga tetap menerobos perlintasan meski telah mendapat peringatan dari petugas penjaga. Tidak lama kemudian, kecelakaan pun terjadi.

"Satu siswa SD meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan di ruang ICU. Sebelumnya sudah diperingatkan oleh petugas, tetapi tetap menerobos," jelasnya.

Ilustrasi Kereta Api Argo Muria. Foto: Shutterstock

Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, masinis telah membunyikan semboyan klakson lokomotif secara berulang sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan agar menjauh dari jalur kereta api.

"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian tersebut," kata Luqman.

Akibat kejadian itu, KA Petikemas sempat mengalami Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 06.54 WIB untuk dilakukan pemeriksaan sarana. Setelah dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), kereta kembali diberangkatkan pada pukul 06.56 WIB.

"KAI Daop 4 Semarang mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, berhenti ketika sinyal berbunyi, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas," ujar Luqman.